Iklan Diskopukm Aceh
Iklan Diskopukm Aceh

Kejari Brebes dan ASLINMAS Salurkan 50 Ribu Liter Air Bersih untuk Warga Taraban yang Krisis Air

IMG 20261016 114234
Petugas Kejari Brebes menyalurkan air bersih kepada warga Desa Taraban, Kecamatan Paguyangan, Kabupaten Brebes, Kamis (15/10/2026). Sebanyak 50 ribu liter air bersih disalurkan bersama ASLINMAS untuk membantu warga yang terdampak kemarau panjang. Foto : hariandaerah.com

BREBES — Warga Desa Taraban, Kecamatan Paguyangan, Kabupaten Brebes, yang telah berbulan-bulan kesulitan mendapatkan air bersih akibat kemarau panjang, akhirnya mendapat bantuan. Kejaksaan Negeri (Kejari) Brebes bersama Asosiasi Satuan Perlindungan Masyarakat (ASLINMAS) Kabupaten Brebes menyalurkan 50 ribu liter air bersih guna memenuhi kebutuhan dasar warga yang terdampak kekeringan.

Penyaluran bantuan dilaksanakan di Dukuh Igirbatu, Desa Taraban, pada Kamis (15/10/2026). Ratusan warga tampak berbaris tertib menerima pasokan air bersih yang sangat dibutuhkan, setelah sekian lama berjuang memenuhi kebutuhan air harian.

Kegiatan ini merupakan bagian dari program Kejaksaan Peduli dan dipimpin langsung oleh Kepala Seksi Intelijen Kejari Brebes, Hendrik Murbawan, S.H., M.H., selaku perwakilan Kepala Kejaksaan Negeri Brebes, Muhammad Indra Muda Nasution, S.H., M.H.

Turut hadir Ketua DPC ASLINMAS Kabupaten Brebes, Dr. Caridah, M.Pd., yang juga menjabat sebagai Kepala Satuan Polisi Pamong Praja Kabupaten Brebes, beserta jajaran pengurus, anggota ASLINMAS, serta perangkat desa dan warga setempat.

Mengusung tema “Alirkan Kepedulian, Hadirkan Harapan”, kegiatan ini menjadi bukti nyata sinergi antar-institusi dan unsur masyarakat dalam meringankan beban warga yang tengah menghadapi krisis air bersih.

Kasi Intelijen Kejari Brebes, Hendrik Murbawan, menjelaskan bahwa penyaluran ini adalah wujud kehadiran lembaga kejaksaan di tengah masyarakat yang membutuhkan.

“Kejaksaan tidak hanya mengurusi persoalan hukum, tetapi juga peduli pada warga yang sedang kesulitan. Air adalah kebutuhan paling dasar, itulah sebabnya kami menyalurkan 50 ribu liter air bersih untuk warga Desa Taraban,” ujarnya.

BACA JUGA:  Terkait Revisi Qanun LKS, Begini Kata Founder Komunitas Sahabat Muda Aceh

Sementara itu, Ketua DPC ASLINMAS Kabupaten Brebes, Dr. Caridah, M.Pd., meminta seluruh jajaran di tingkat desa untuk senantiasa memantau kondisi wilayah, terutama daerah-daerah yang rawan mengalami kekeringan. Ia menegaskan bahwa kepedulian harus diwujudkan melalui tindakan nyata, terlebih saat warga kesulitan memenuhi kebutuhan dasarnya. Semua unsur masyarakat, kata dia, perlu bersatu membantu sesama saat krisis air bersih melanda.

Krisis air bersih di Desa Taraban sendiri telah berlangsung lebih dari empat bulan. Sebagian besar sumur warga mengering, sementara pasokan air bersih dari jaringan PAM juga tidak berfungsi secara normal.

Watim (50), warga Dukuh Igirbatu, mengungkapkan rasa syukurnya atas kedatangan bantuan tersebut. Ia menceritakan betapa sulitnya warga memperoleh air bersih selama ini.

“Sudah lebih dari empat bulan kami kesulitan air. Sumur-sumur sudah kering. Air PAM pun hanya sesekali mengalir tengah malam dan itu sebentar saja. Konon ada kerusakan yang belum selesai diperbaiki,” tuturnya.

Kondisi ini memaksa warga bersusah payah mencari air untuk keperluan memasak, mandi, mencuci, dan kebutuhan rumah tangga lainnya.

Kepala Desa Taraban, Umma Farida, menyampaikan terima kasih yang mendalam kepada Kejari Brebes dan ASLINMAS atas perhatian dan bantuan yang diberikan kepada warganya. Ia berharap langkah ini dapat diikuti dengan solusi yang lebih permanen agar persoalan air bersih di wilayahnya benar-benar teratasi.

BACA JUGA:  Wali Kota Langsa Lepas Enam Pelajar untuk O2SN Tingkat Nasional di Jawa Barat

“Warga sangat terbantu dengan kehadiran bantuan ini,” ucapnya.

Aktivis kemanusiaan, Rohmat, juga memberikan apresiasi positif terhadap kegiatan tersebut. Menurutnya, bantuan ini sangat berarti bagi warga yang selama berbulan-bulan hidup dalam keterbatasan air bersih.

“Kami sebagai warga dan aktivis sangat berterima kasih serta mendukung penuh langkah Kejaksaan Peduli. Bantuan ini meringankan beban kami semua,” katanya.

Rohmat berharap kepedulian ini tidak berhenti di satu waktu saja, selama warga masih belum terpenuhi kebutuhan air bersihnya. Lebih jauh, ia mendesak adanya penanganan yang lebih berkelanjutan agar setiap musim kemarau tiba, warga tidak terus-menerus bergantung pada bantuan darurat.

Ketersediaan air bersih sangat berkaitan erat dengan derajat kesehatan dan kualitas hidup masyarakat. Oleh karena itu, penyaluran bantuan air bersih hanyalah langkah awal yang harus diiringi perbaikan infrastruktur pasokan air yang lebih permanen. Dengan demikian, warga dapat menikmati akses air bersih yang layak sepanjang tahun.

Penyaluran 50 ribu liter air bersih di Desa Taraban diharapkan dapat meringankan beban warga sekaligus memperkuat semangat kepedulian dan kebersamaan antarwarga maupun antarlembaga di tengah situasi sulit.

 

Penulis

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *