Iklan Diskopukm Aceh
Iklan Diskopukm Aceh

Minamas Plantation Salurkan Bantuan 11,7 Miliar untuk Korban Banjir Aceh Tamiang

IMG 20260519 234133
CEO Minamas Plantation, Azmi Jaafar secara simbolis menyerahkan kunci Huntara kepada penerima yang merupakan korban banjir Aceh Tamiang. (Foto:hariandaerah.com/Sukma).

ACEH TAMIANG – Minamas Plantation terus menunjukkan komitmen dalam membantu masyarakat terdampak banjir di Aceh. Melalui anak usahanya, PT Padang Palma Permai (PT PPP), pada hari ini telah menyalurkan bantuan senilai Rp.11,7 miliar sekaligus meresmikan hunian sementara (huntara) bagi warga terdampak banjir di Kabupaten Aceh Tamiang, Selasa (19/05/2026).

Langkah ini menjadi bagian dari upaya pemulihan pascabencana yang tidak hanya berfokus pada penanganan darurat, tetapi juga pemulihan sosial dan ekonomi masyarakat secara berkelanjutan.

Peresmian Huntara dihadiri langsung oleh Bupati Aceh Tamiang, Armia Pahmi, bersama CEO Minamas Plantation, Azmi Jaafar. Kehadiran keduanya menandai sinergi antara pemerintah daerah dan dunia usaha dalam mempercepat pemulihan masyarakat terdampak bencana.

Secara keseluruhan, bantuan yang disalurkan Minamas Plantation mencakup pembangunan hunian sementara, bantuan tanggap darurat banjir, program trauma healing, bantuan uang tunai, perlengkapan rumah tangga, beasiswa pendidikan, hingga dukungan sarana dan prasarana pendidikan.

IMG 20260519 234219
Bupati Aceh Tamiang Armia Pahmi saat menandatangani prasasti Huntara bantuan Minamas Plantation, Selasa (19/05/2026).

Hunian sementara yang diresmikan menjadi salah satu langkah penting dalam memberikan tempat tinggal yang aman dan layak bagi warga terdampak. Lebih dari sekadar bangunan, huntara tersebut menjadi simbol dimulainya harapan baru bagi masyarakat untuk bangkit dari musibah banjir.

BACA JUGA:  Mayor Doni Prasetyo Jabat Komandan Batalyon Infanteri 111/Karma Bhakti

CEO Minamas Plantation, Azmi Jaafar, menegaskan bahwa bantuan yang diberikan merupakan bagian dari komitmen jangka panjang perusahaan dalam mendampingi masyarakat di wilayah operasionalnya.

“Kami ingin hadir tidak hanya saat bencana terjadi, tetapi juga dalam proses pemulihan. Bantuan ini bukan sekadar angka, melainkan bentuk komitmen kami untuk membantu masyarakat kembali bangkit dan melanjutkan kehidupannya,” ucapnya tegas.

Ia menjelaskan, proses pemulihan yang berkelanjutan harus dilakukan secara menyeluruh, tidak hanya menyentuh aspek fisik, tetapi juga sosial dan pendidikan masyarakat.

“Melalui pembangunan huntara, program trauma healing, hingga dukungan pendidikan, kami berharap masyarakat dapat pulih secara utuh dan memiliki harapan untuk masa depan yang lebih baik,” ungkap Azmi Jaafar.

BACA JUGA:  Relawan Milenial Manis Belajara Dirikan Posko di Pemukiman Warga

Sementara itu, Bupati Aceh Tamiang, Armia Pahmi menyampaikan apresiasi atas kontribusi nyata Minamas Plantation dalam membantu masyarakat terdampak banjir.

Armia menilai, bahwa dukungan yang diberikan perusahaan sangat komprehensif, mulai dari masa tanggap darurat hingga tahap pemulihan masyarakat pascabencana.

“Kami sangat mengapresiasi kepedulian perusahaan yang hadir dengan dukungan menyeluruh. Ini membuktikan bahwa kolaborasi antara pemerintah dan dunia usaha sangat penting dalam mempercepat pemulihan masyarakat,” terang Armia Pahmi.

Minamas Plantation berharap, program bantuan mampu membantu masyarakat memenuhi kebutuhan dasar, memulihkan kondisi psikologis korban, serta memastikan keberlanjutan pendidikan bagi anak-anak terdampak banjir.

Minamas Plantation juga kedepannya terus berkomitmen untuk menjalankan berbagai program sosial berkelanjutan sebagai bagian dari tanggung jawab perusahaan terhadap masyarakat dan lingkungan di wilayah operasionalnya.

Penulis

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *