KOTA LANGSA – Sekolah MIN 2 Kota Langsa tampil membawa semangat sejarah dan kejayaan nusantara dalam kemeriahan pawai alegoris Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan Republik Indonesia ke-81 dengan mengusung tema “Kerajaan Majapahit” yang menghadirkan kisah tentang sosok-sosok besar yang pernah mewarnai perjalanan sejarah Nusantara.
Ada satu sosok yang menjadi perhatian dalam semangat sejarah dan kejayaan nusantara “Kerajaan Majapahit”, yaitu Ratu Tribhuwana Tunggadewi, yang diperankan oleh Rafifa Aisha Mahera, siswi berbakat kelas 4 MIN 2 Kota Langsa, Rabu (19/08/2026).
Rafifa, sapaan siswi cantik yang lahir di Langsa pada 25 April 2017 silam. Ia merupakan putri dari pasangan Ibu Siska Azdilla Primadona dan Ayah Mustafa AB. Di usianya yang masih belia, ia telah menunjukkan bakat dan prestasi di berbagai bidang, khususnya seni vokal dan modeling yang menjadi hobinya.
Kecintaannya terhadap dunia seni telah mengantarkan Rafifa meraih sejumlah prestasi, diantaranya:
1. Juara Harapan 2 Fashion Show KNPI 2025
2. Juara 1 Fashion Show El Ruma Hotel Langsa 2025
3. Juara Harapan 3 Vokal Solo PAUD PGSD Fair 2026
4. Juara Harapan 2 FLS3N Vokal Solo Tingkat Kota Langsa 2026
5. Juara 3 Fashion Show Wastra Daerah Disporapar Kota Langsa 2026.
Dalam pawai ini, Rafifa tampil memerankan Ratu Tribhuwana Tunggadewi, sosok wanita pemberani dan tangguh dari Kerajaan Majapahit. Kehadirannya menjadi simbol kepemimpinan perempuan, keberanian, serta semangat membangun kejayaan Nusantara.

Sang Ratu Tribhuwana Tunggadewi tampil didampingi Mpu Nala, panglima sekaligus tokoh yang dikaitkan dengan pengembangan armada laut dan kapal Jong dalam gambaran kejayaan maritim Majapahit.
Konsep yang diusung MIN 2 Langsa dalam pawai alegoris menggambarkan kejayaan Majapahit dengan kekuatan armada lautnya, sekaligus menghadirkan sejumlah tokoh penting yang menjadi bagian dari kisah kebesaran kerajaan.
Dalam narasi pawai, sang ratu juga menjadi sosok yang mengangkat Gajah Mada sebagai patih, tokoh yang kemudian dikenal luas melalui Sumpah Palapa dan cita-cita mempersatukan wilayah Nusantara.
Melalui visualisasi tersebut, MIN 2 Kota Langsa ini ingin menyampaikan pesan tentang persatuan dan kejayaan Nusantara, yaitu “Nusantara Bersatu, Indonesia Berdaulat, Adil dan Makmur.”
Pesan tersebut menjadi roh utama dalam penampilan pawai alegoris MIN 2 Kota Langsa. Sejarah tidak hanya ditampilkan sebagai cerita masa lalu, tetapi dihidupkan kembali sebagai inspirasi bagi generasi muda untuk mencintai bangsa, menghargai sejarah, serta menjaga persatuan Indonesia.
Hadirin pun diajak menyaksikan kemunculan sang ratu dengan busana kebesaran, lukisan peta Nusantara pada masa Majapahit, serta iring-iringan Pasukan Bhayangkara dan armada laut Majapahit.
Yang semakin istimewa, lukisan peta Nusantara Majapahit yang menjadi bagian dari penampilan tersebut merupakan karya pelukis legendaris Langsa, Bapak Rusli Djuned. Karya ini menjadi perpaduan menarik antara sejarah, seni lukis, budaya dan kreativitas generasi muda.
Di tengah iring-iringan pasukan dan armada laut, Rafifa Aisha Mahera tampil sebagai Ratu Tribhuwana Tunggadewi dengan membawa karakter seorang pemimpin perempuan yang disegani, berani dan tangguh.
Meski masih belia, Rafifa mampu menghadirkan aura seorang ratu dengan penuh percaya diri. Pengalaman di berbagai ajang fashion show dan vokal menjadi modal penting baginya untuk tampil di hadapan masyarakat dalam sebuah pertunjukan kolosal.
Penampilan tersebut sekaligus menjadi bentuk pembelajaran kontekstual bagi siswa MIN 2 Kota Langsa. Mereka tidak hanya belajar sejarah melalui buku, tetapi juga memerankan, menghayati, dan memperkenalkan kembali sejarah Nusantara melalui seni pertunjukan.
Dari seorang anak bernama Rafifa Aisha Mahera, sejarah seorang ratu besar Majapahit kembali hadir di tengah masyarakat Langsa.
Dari pawai alegoris MIN 2 Kota Langsa, pesan persatuan kembali digaungkan “Nusantara Bersatu, Indonesia Berdaulat, Adil dan Makmur”.














