Iklan Diskopukm Aceh
Iklan Diskopukm Aceh

Peningkatan Kasus ISPA di Brebes Masih Terkendali, RSUD Imbau Masyarakat Jaga Daya Tahan Tubuh

IMG 20261020 094840
dr. Aries Supramiati, Wakil Direktur RSUD Brebes, saat memberikan keterangan pers terkait penanganan kasus ISPA.(Foto : hariandaerah.com/Putra Zambase)

BREBES — Meningkatnya jumlah pasien Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) di RSUD Brebes dalam sebulan terakhir memancing kekhawatiran masyarakat. Namun, pihak rumah sakit memastikan situasi masih dalam kendali dan belum terjadi lonjakan yang mengkhawatirkan.

RSUD Brebes mencatat adanya peningkatan jumlah pasien rawat inap, khususnya kasus Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA), sejak akhir September 2026. Meski angka kunjungan belum menurun secara signifikan, pihak rumah sakit menegaskan situasi tetap terkendali dan belum terjadi lonjakan yang membebani pelayanan.

Wakil Direktur Pelayanan, Pengendalian, dan Mutu RSUD Brebes, dr. Aries Supramiati, M.Sc., Sp.A., menyampaikan bahwa tingkat okupansi tempat tidur rumah sakit saat ini berkisar 70–75 persen, dan pada hari-hari tertentu dapat mencapai 80 persen. Angka tersebut mencakup seluruh jenis pasien, bukan hanya kasus ISPA.

BACA JUGA:  Kota Langsa Salurkan Bantuan Sapi Meugang Presiden Prabowo Untuk Masyarakat

“Kondisi saat ini cenderung stabil — belum ada penurunan yang signifikan, namun juga tidak terjadi lonjakan baru. Semua pasien tetap dapat kami layani dan tangani dengan baik,” ungkap dr. Aries saat ditemui awak media, Selasa (20/10/2026).

Salah satu penyebab utama meningkatnya kasus ISPA saat ini adalah influenza. Dr. Aries menjelaskan bahwa influenza tergolong penyakit yang dapat sembuh sendiri atau bersifat self-limiting disease, asalkan kondisi tubuh terjaga dengan baik.

“Influenza pada dasarnya dapat sembuh sendiri. Dengan asupan makanan bergizi, istirahat cukup, dan tercukupinya cairan tubuh, gejala biasanya membaik dalam satu hingga dua hari. Bahkan kasus yang lebih berat umumnya menunjukkan perbaikan dalam tiga hingga lima hari,” jelasnya.

Seiring berlanjutnya musim kemarau panjang dengan cuaca yang cukup panas, dr. Aries menghimbau masyarakat untuk tetap menjaga daya tahan tubuh melalui langkah-langkah sederhana:

BACA JUGA:  HMI Demo PLN Langsa, Menteri BUMN Didesak Copot Manajemen dan Polisi Periksa Dugaan KKN

– ✅ Selalu membawa air minum agar tidak mengalami dehidrasi

– ✅ Rutin mencuci tangan dengan sabun

– ✅ Menggunakan masker saat berada di tempat ramai atau merasa kurang sehat

– ✅ Beristirahat cukup dan mengonsumsi makanan bergizi

“Pencegahan terbaik dimulai dari diri sendiri. Hal-hal sederhana seperti minum air yang cukup dan istirahat jangan diremehkan, karena itulah kunci utama menjaga kekebalan tubuh di tengah cuaca panas seperti saat ini,” pesannya.

Penulis

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *