Iklan Diskopukm Aceh
Iklan Diskopukm Aceh

Miris! Jasad Suami Membusuk, Istri dengan Gangguan Jiwa Tak Menyadari

WhatsApp Image 2025 04 16 at 12.51.03
Jasad Korban Saat di Evakuasi Petugas. (Foto: Humas Polresta Banda Aceh).

BANDA ACEH – Kisah memilukan datang dari sebuah kios kecil di Kecamatan Syiah Kuala, Banda Aceh. Seorang wanita dengan gangguan jiwa berinisial YT ditemukan masih tinggal bersama jasad suaminya, TB, yang telah membusuk selama beberapa hari.

Pasangan tersebut diketahui telah menempati kios yang juga menjadi tempat tinggal mereka sejak 17 tahun lalu. TB sehari-hari bekerja sebagai tukang sol sepatu, sementara YT diketahui mengalami gangguan kejiwaan. Keduanya merupakan warga pendatang dari luar Banda Aceh.

Peristiwa ini terungkap setelah warga sekitar melaporkan adanya aroma menyengat yang berasal dari dalam kios. Warga mulai curiga karena TB tidak terlihat beraktivitas seperti biasanya, terutama setelah sebelumnya mengeluhkan sakit kepala dan mata.

Kecurigaan itu mendorong warga untuk melapor ke pihak kepolisian. Pada Selasa malam (15/4/2025) sekitar pukul 20.00 WIB, aparat Polsek Syiah Kuala bersama warga mendatangi lokasi. Saat itu, YT sempat menyambut kedatangan petugas, namun menolak memberikan akses masuk ke dalam kios.

BACA JUGA:  Polda Metro Jaya Dalami Kematian Diplomat Kemlu, Temukan Bukti Mencurigakan di TKP

Karena aroma tak sedap semakin menyengat dan situasi tak memungkinkan, petugas akhirnya melakukan tindakan paksa. Setelah berhasil masuk, polisi menemukan jasad TB dalam kondisi telah membusuk di atas tempat tidur.

“Korban diduga telah meninggal dunia sejak beberapa hari lalu,” ujar Kapolresta Banda Aceh Kombes Pol Joko Heri Purwono melalui Kapolsek Syiah Kuala, Iptu Cut Layla Surya, Rabu (16/4/2025).

Setelah penemuan tersebut, tim medis bersama warga dan aparat kepolisian mengevakuasi jasad korban ke rumah sakit. Sementara YT diamankan ke Polsek Syiah Kuala guna pemeriksaan lebih lanjut.

Berdasarkan keterangan saksi-saksi, empat hari sebelum penemuan jasad, TB sempat mengeluhkan sakit dan tidak lagi terlihat beraktivitas. Ketika warga menanyakan keberadaan TB, YT hanya menjawab bahwa suaminya sedang sakit. Saksi lain menyebut pasangan tersebut sering terlibat pertengkaran, dan YT dikenal mengalami gangguan kejiwaan.

“Keluarga korban yang kami hubungi juga membenarkan kondisi kejiwaan YT. Bahkan, mereka menyebut YT sering mengalami kesurupan,” ungkap Cut Layla yang akrab disapa Cut Uya.

BACA JUGA:  Berikut Layanan Operasional Bank Aceh Selama Libur Lebaran Idul Fitri 1446 H

Lebih lanjut, Cut Uya menjelaskan bahwa tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban. Kondisi YT pun sangat tidak stabil, bahkan tidak mengenali identitasnya sendiri dan memberikan jawaban yang tidak koheren saat dimintai keterangan.

“Dia terus berbicara ngawur. Saat ditanya tentang suaminya, YT hanya menjawab, ‘sudah empat hari gak mati suami saya’,” ucapnya.

Jenazah TB kini telah dipulangkan ke kampung halamannya di Bireuen. Pihak keluarga menolak dilakukan visum dan telah menandatangani surat pernyataan penolakan. Sementara itu, YT untuk sementara masih berada di Polsek Syiah Kuala dan akan diserahkan kepada perangkat desa setempat.

Penulis

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *