Iklan Diskopukm Aceh
Iklan Diskopukm Aceh

Wagub Taj Yasin Tinjau Tanah Bergerak di Sirampog, Pastikan Pembangunan Huntara Sesuai Kondisi Geografis

IMG 20260328 WA0025
Wagub Jateng Taj Yasin Maimoen, didampingi Wakil Bupati Brebes Wurja, saat meninjau langsung warga terdampak bencana tanah bergerak di Dukuh Bojongsari, Desa Sridadi.(Foto Istimewa)

BREBES – Wakil Gubernur Jawa Tengah Taj Yasin Maimoen, didampingi Wakil Bupati Brebes Wurja, meninjau langsung warga terdampak bencana tanah bergerak di Dukuh Bojongsari, Desa Sridadi, Kecamatan Sirampog, Kabupaten Brebes, Jumat sore (27/3/2026). Dalam kunjungan tersebut, Wagub memastikan percepatan pembangunan Hunian Sementara (Huntara) bagi warga yang kehilangan tempat tinggal.

Di lokasi pengungsian Pondok Pesantren Bahrul Qur’an Al-Munawir, Dukuh Limbangan, Taj Yasin juga menyerahkan bantuan untuk meringankan beban korban. Bantuan yang disalurkan antara lain 150 paket sembako dari Baznas Provinsi Jawa Tengah, bantuan tunai Rp10 juta dari PMI Provinsi Jawa Tengah, serta bantuan tambahan senilai Rp12,7 juta. Ia juga menyampaikan dukungan moral agar para korban tetap tegar menghadapi musibah.

Taj Yasin menjelaskan, Pemerintah Provinsi Jawa Tengah menyiapkan dua jenis hunian bagi warga terdampak, yaitu Hunian Sementara (Huntara) dan Hunian Tetap (Huntap). Pembangunan Huntara dirancang khusus dengan tetap mempertahankan vegetasi atau pepohonan yang ada di lokasi. Langkah ini diambil untuk menjaga kestabilan tanah, mengingat wilayah tersebut berada di lereng Gunung Slamet yang memiliki karakteristik tanah labil dan rawan gerakan.

BACA JUGA:  Pj Bupati Nagan Raya Bersama Tim Gelar Razia Pengawasan ASN Ke Sejumlah Warkop 

Selain penanganan hunian, pemerintah juga melakukan penataan aliran sungai secara menyeluruh mulai dari hulu hingga hilir. Upaya ini bertujuan mengurangi risiko banjir yang dapat memperparah kondisi tanah dan memicu bencana susulan. Seluruh penanganan dilakukan secara terpadu dengan melibatkan pemerintah kabupaten, TNI, Polri, serta relawan.

Hingga saat ini, tercatat sebanyak 523 jiwa terdampak bencana ini. Dari jumlah tersebut, 148 Kepala Keluarga (KK) masih bertahan di tempat pengungsian. Pemerintah menegaskan akan terus hadir dan mendampingi warga hingga seluruh proses relokasi serta pemulihan kondisi selesai dilakukan secara tuntas.

BACA JUGA:  Kasus Penistaan Agama: Anton Zakaria Minta Polisi Segera Tindak Yusuf Manubulu

Turut mendampingi dalam kunjungan tersebut antara lain Kepala Dinas Sosial Provinsi Jawa Tengah Drs. Imam Maskur, M.Si, Kalakhar BPBD Provinsi Jawa Tengah Bergas Catursasi Penanggungan, S.Sos., M.Si, jajaran PMI dan Baznas Provinsi Jawa Tengah, Asisten I Sekda Brebes Subandi, S.E., M.Si, Kepala Dinas Sosial Brebes Imam Baehaqi, S.H, Kepala Dinas Kesehatan Brebes dr. Heru Padmonobo, M.Kes, serta Kalakhar BPBD Brebes Drs. Budhi Darmawan, M.Si. Turut hadir pula unsur Muspika Kecamatan Sirampog, jajaran puskesmas wilayah Brebes Selatan, serta masyarakat setempat.

Penulis

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *