Iklan Diskopukm Aceh
Iklan Diskopukm Aceh

Patching Jalan Nasional di Aceh Berlangsung, BPJN Fokuskan Perbaikan di Empat Ruas Utama

WhatsApp Image 2025 05 07 at 17.48.07
Pemeliharaan Jalan Nasional di Aceh Tengah Berlangsung, Dikerjakan oleh PT Krueng Meuh. (Foto: hariandaerah.com/Nurmansyah).

LHOKSEUMAWE — Proyek pemeliharaan jalan nasional tengah berlangsung di sejumlah ruas strategis di wilayah Aceh. Pekerjaan ini merupakan bagian dari paket preservasi jalan nasional yang dikelola oleh Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Aceh dan dilaksanakan oleh kontraktor pelaksana, PT Krueng Meuh.

Pengawas lapangan, Rijal, saat dikonfirmasi menjelaskan bahwa kegiatan pemeliharaan mencakup pekerjaan holding dan pemeliharaan rutin, dengan total nilai kontrak mencapai Rp4.060.000.000.

“Penanganan difokuskan pada lubang-lubang jalan yang masuk dalam kategori patching, terutama yang berpotensi membahayakan pengguna jalan,” ungkapnya, Rabu (7/5/2025).

BACA JUGA:  UIN Sultanah Nahrasyiah Lhokseumawe Lantik 24 Pegawai PPPK Formasi 2024

“Adapun total panjang ruas jalan yang ditangani dalam proyek ini mencapai 99 kilometer,” tambahnya.

Sementara itu, Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) BPJN Aceh, Nanda, pada pukul 11.37 WIB, membenarkan bahwa proyek ini mencakup beberapa ruas jalan nasional penting, yakni: Kota Bireuen – Batas Kota Lhokseumawe/Aceh Utara, Krueng Mane – Buket Rata, Simpang Krueng Geukueh – Pelabuhan Krueng Geukueh dan Pelabuhan Lhokseumawe.

“Output dari pekerjaan ini adalah pemeliharaan badan jalan, berupa patching menyeluruh di seluruh ruas yang termasuk dalam paket tersebut,” jelas Nanda.

BACA JUGA:  Wali Kota Lhokseumawe Temui Kemendagri, Perjuangkan Nasib 3.698 PPPK di Tengah Tekanan Fiskal

Dengan pelaksanaan proyek ini, diharapkan tingkat kenyamanan dan keselamatan pengguna jalan dapat meningkat signifikan, sekaligus mendukung kelancaran arus transportasi dan distribusi logistik di wilayah Aceh.

Penulis

Editor: Herlin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *