Iklan Diskopukm Aceh
Iklan Diskopukm Aceh

Kemudahan Akses Layanan Kesehatan Lewat Mobile JKN Dirasakan Peserta di Lhokseumawe

Screenshot 20251220 114505 Office App
Bakhtiar (62), seorang dosen senior Jurusan Teknik Sipil Politeknik Negeri Lhokseumawe.hariandaerah.com(foto.nurmansyah)

LHOKSEUMAWE – Selain kecepatan dan kesetaraan layanan, kemudahan akses pelayanan kesehatan terus menjadi fokus utama penyelenggaraan Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) oleh BPJS Kesehatan. Upaya penyederhanaan administrasi serta pemanfaatan teknologi digital melalui aplikasi Mobile JKN menjadi langkah strategis untuk memastikan layanan kesehatan semakin mudah dijangkau masyarakat.(19/12)

Manfaat aplikasi tersebut dirasakan langsung oleh Bakhtiar (62), seorang dosen senior Jurusan Teknik Sipil Politeknik Negeri Lhokseumawe. Ia mengakui bahwa berbagai fitur yang tersedia dalam Aplikasi Mobile JKN sangat membantu, terutama fitur informasi ketersediaan tempat tidur rumah sakit.

“Sekarang semuanya sudah sangat dipermudah. Kita bisa cek langsung lewat handphone apakah kamar sesuai kelas kita masih tersedia atau tidak, tanpa harus bertanya ke petugas rumah sakit. Jadi memang sebaiknya aplikasi ini dimaksimalkan,” ujar Bakhtiar kepada tim Jamkesnews.

Bakhtiar mengungkapkan, sebelum mengetahui adanya fitur tersebut, ia kerap harus berkeliling ke beberapa rumah sakit untuk memastikan ketersediaan kamar rawat inap bagi anggota keluarganya. Kondisi itu dinilainya tidak efektif karena menyita waktu dan tenaga.

BACA JUGA:  Kemandirian Desa Dukung Program Dana 1 Miliar 1 Desa di Bengkalis

“Dulu saya harus cek satu per satu rumah sakit kalau ada keluarga yang perlu dirawat inap. Sekarang cukup cek lewat Mobile JKN di handphone, jadi tidak perlu lagi keliling rumah sakit. Hemat waktu dan tenaga,” tuturnya.

Sebagai peserta JKN segmen Pekerja Penerima Upah (PPU) dari unsur PNS, Bakhtiar juga rutin memanfaatkan aplikasi tersebut untuk memastikan status kepesertaan JKN anggota keluarganya tetap aktif, khususnya anak-anak yang masih menjadi tanggungan.

“Pelayanan kesehatan sekarang sangat bergantung pada BPJS, jadi saya selalu pastikan status BPJS anak-anak saya aktif. Jangan sampai terlewat usia tanggungan dan kepesertaan jadi tidak aktif, nanti bisa menyulitkan saat membutuhkan layanan rumah sakit,” jelasnya sambil menunjukkan keaktifan kepesertaan JKN keluarganya melalui Aplikasi Mobile JKN.

BACA JUGA:  Politisi Golkar Diduga Sogok Oknum Jaksa

Tak hanya dari sisi administrasi, Bakhtiar yang telah menjadi peserta jaminan kesehatan selama lebih dari 25 tahun juga mengakui besarnya manfaat Program JKN dalam pembiayaan layanan kesehatan dirinya dan keluarga.

“BPJS Kesehatan ini sangat membantu. Saya rutin berobat untuk sakit lutut karena osteoarthritis, antreannya sudah online lewat aplikasi, bahkan pernah dirujuk ke Rumah Sakit Adam Malik Medan. Semua biaya pengobatan ditanggung, tidak perlu bayar lagi,” ungkapnya.

Di akhir perbincangan, Bakhtiar mengajak seluruh masyarakat yang telah terdaftar sebagai peserta JKN untuk memanfaatkan secara optimal kemudahan layanan yang disediakan BPJS Kesehatan.

“Kalau sudah terdaftar dan tidak ada kendala, sebaiknya manfaatkan kemudahan yang ada. Aplikasinya gratis dan terbukti sangat membantu pelayanan kesehatan,” pungkasnya.

Penulis

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *