Iklan Diskopukm Aceh
Iklan Diskopukm Aceh

Kondisi Sudibyo Memprihatinkan, Tubuh Bocor Tak Bisa Berobat, Nakes Door to Door Belum Datang

IMG 20260326 WA0047
Kondisi Sudibyo (35) saat ini memprihatinkan, butuh penanganan medis segera.(Foto hariandaerah.com/Putra Zambase)

BREBES – Program Nakes Door to Door yang menjadi salah satu program prioritas utama Bupati Brebes Paramitha Widya Kusuma, ternyata belum mampu menjangkau seluruh lapisan masyarakat di Kabupaten Brebes. Kasus memprihatinkan terjadi pada Sudibyo (35 tahun), warga RT 01 RW 01 Jalan Masjid Jami Baitul Mutaqien, Desa Bangsri, Kecamatan Bulakamba, Kabupaten Brebes.

Sebagai tulang punggung keluarga, Sudibyo memiliki riwayat penyakit kronis yang kini kondisinya semakin memburuk. Hal itu disampaikan langsung oleh istri beliau, Tusripah (31 tahun), saat ditemui di kediamannya pada, Kamis 26/03/2026.

Menurut Tusripah, sebelum kondisi suaminya memburuk seperti sekarang, Sudibyo pernah menjalani perawatan medis di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Brebes. Pada masa itu, suaminya menjalani operasi tumor pada bagian bawah kelamin. Namun, setelah tindakan operasi tersebut, kondisi kesehatan Sudibyo justru bertambah parah.

BACA JUGA:  Wujudkan Swasembada Pangan, Bupati Parosil Mabsus Siap Dorong Pertanian Lampung Barat

“Sekarang kondisinya sangat memprihatinkan. Bagian perut tepatnya di daerah bawah (puser) dan sisi samping perut mengalami kondisi bocor. Kondisi ini membuat suami saya sangat tidak nyaman dan membutuhkan penanganan segera dari tenaga kesehatan profesional,” ujar Tusripah dengan nada cemas.

Keterbatasan ekonomi menjadi kendala utama yang membuat keluarga tidak mampu untuk kembali berobat ke fasilitas kesehatan resmi. Sebagai satu-satunya pencari nafkah bagi tiga anak yang masih kecil, Sudibyo terpaksa menjalani perawatan dengan cara tradisional saja.

“Kita tidak punya pilihan lain karena biaya perawatan di rumah sakit tidak murah, sementara uang yang ada hanya cukup untuk kebutuhan makan sehari-hari anak-anak,” tambah Tusripah.

Program Nakes Door to Door yang bertujuan memberikan layanan kesehatan langsung ke rumah masyarakat, khususnya bagi mereka yang memiliki kendala akses atau ekonomi, diharapkan segera menjangkau kasus Sudibyo dan memberikan penanganan yang diperlukan.

BACA JUGA:  ‎Perayaan HUT Simeulue ke-26 Minim Publikasi, Publik Pertanyakan

Terpisah, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Brebes, dr. Heru Padmonobo, M.Kes, ketika dihubungi awak media melalui sambungan telepon untuk mengkonfirmasi kasus warga Desa Bangsri yang belum mendapatkan penanganan dari tim Nakes Door to Door Puskesmas Siwuluh, menyampaikan bahwa pihaknya akan langsung bergerak melakukan koordinasi dengan Puskesmas terkait. Tujuan koordinasi tersebut adalah untuk memberikan penanganan medis dan pemeriksaan lebih lanjut kepada Sudibyo.

Hingga berita ini diterbitkan, awak media belum menerima informasi lebih lanjut terkait perkembangan penanganan kasus Sudibyo.

 

Penulis

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *