BREBES – Ruas Jalan Jatibarang-Tegalwulung, jalan kabupaten yang menjadi jalur penghubung vital di Kecamatan Jatibarang, kini kondisinya sangat memprihatinkan. Padahal akses ini merupakan urat nadi mobilitas warga untuk kebutuhan ekonomi, pendidikan, maupun aktivitas sehari-hari dengan volume lalu lintas yang cukup padat setiap harinya.
Kerusakan jalan yang terjadi sudah berlangsung lama dan kian membahayakan keselamatan pengguna, terutama saat intensitas hujan meningkat. Sejumlah lubang menganga hingga gorong-gorong yang jebol tepat di tengah badan jalan menjadi ancaman nyata yang sangat dikeluhkan masyarakat.
Berdasarkan pantauan di lapangan pada, Sabtu (28/03/2026), kerusakan ini dipicu oleh sistem drainase yang buruk. Air hujan tidak dapat mengalir lancar sehingga menggenang dan menutupi seluruh permukaan jalan dalam waktu lama. Kondisi ini merusak struktur jalan hingga menimbulkan lubang-lubang dalam, sekaligus membuat gorong-gorong ambrol.
Bahaya makin mengintip saat hujan turun, karena genangan air menyamarkan titik-titik kerusakan tersebut. Banyak pengendara yang tidak menyadari adanya lubang atau gorong-gorong rusak di bawah permukaan air, sehingga tidak sedikit kendaraan yang terperosok, mengalami kerusakan, bahkan berisiko menyebabkan kecelakaan fatal.
“Jalan ini jadi seperti sungai saat hujan. Yang terlihat hanya air, padahal di bawahnya banyak bahaya. Ini kan akses vital kami, tapi kondisinya dibiarkan rusak parah begitu saja,” keluh Castro (50), salah satu warga yang setiap hari melintasi ruas tersebut.
Castro menegaskan kerusakan ini sudah terjadi sejak lama, namun hingga saat ini belum ada tanda-tanda perbaikan dari pihak terkait. Ia meminta pemerintah dan dinas terkait memberikan perhatian serius, tidak hanya melakukan tambal sulam yang bersifat sementara, melainkan perbaikan permanen agar akses ini kembali aman dan nyaman digunakan.
“Kami tidak ingin menunggu ada korban jiwa dulu baru ditangani. Mohon segera dicek dan diperbaiki secara menyeluruh,” tegasnya.
Hal senada juga diungkapkan oleh Wahid (40), warga sekitar yang setiap hari mengantar-jemput anaknya yang bersekolah di salah satu SMP Negeri di Jatibarang.
Wahid mengeluhkan kondisi jalan yang setiap hari ia lalui. Ia berharap Pemerintah Kabupaten Brebes segera melakukan perbaikan, mengingat ruas jalan ini sudah sering memicu kecelakaan tunggal akibat kendaraan terperosok ke dalam lubang.
Sementara hingga berita ini diterbitkan, belum ada keterangan resmi dari dinas terkait mengenai kapan perbaikan ruas Jalan Jatibarang-Tegalwulung akan dilaksanakan.








