BREBES – Perubahan dan semangat baru mewarnai jajaran kepemimpinan PDI Perjuangan Kabupaten Brebes, khususnya di tingkat Kecamatan Kersana. Sosok pengusaha otomotif pemilik usaha showroom mobil, Agus Purwanto, resmi terpilih dan dilantik menjadi Ketua PAC PDI Perjuangan Kecamatan Kersana untuk masa bakti 2025–2030.
Kemenangan ini menjadi babak baru bagi perjalanan politik Agus Purwanto. Setelah lama berkiprah dan sukses di dunia usaha, kini ia siap mengabdikan tenaga, pikiran, dan waktunya untuk membesarkan partai berlambang Banteng Moncong Putih di wilayah Kersana.
Ditemui awak media hariandaerah.com pada Minggu (24/5/2026) di sela kesibukannya, Agus menyampaikan rasa syukur dan terima kasih yang mendalam kepada seluruh kader, simpatisan, dan rekan sejawat yang telah memberikan dukungan, kepercayaan, serta doa hingga dirinya dipercaya memegang tampuk pimpinan PAC.
“Terima kasih sebesar-besarnya untuk kawan-kawan semua yang telah mendukung dan mempercayai saya memimpin PAC PDIP Kersana. Amanah ini bukan sekadar jabatan, melainkan tanggung jawab besar yang harus diemban dengan kerja keras, ketulusan, dan strategi yang tepat. Ini adalah langkah awal kami untuk bergerak bersama, bersatu hati, dan bekerja demi kemajuan partai di Kecamatan Kersana,” ujarnya penuh semangat.
Di bawah kepemimpinannya, Agus Purwanto memasang target ambisius untuk Pemilu tahun 2029 mendatang. Jika pada pemilu sebelumnya PDIP Kersana mampu meraih 10.400 suara, kini ia dan seluruh jajaran bertekad melipatgandakan dukungan tersebut. Secara tegas, Agus menargetkan capaian minimal 15.000 suara, atau meningkat hampir 45 persen dibanding hasil sebelumnya.
“Kalau kemarin kita meraih sekitar 10.400 suara, maka di tahun 2029 nanti saya berjanji, kita wajib berjuang dan menembus angka 15.000 suara lebih. Ini target nyata dan akan kita kerjakan bersama-sama, tidak berjalan sendiri,” tegasnya.
Untuk mewujudkan angka tersebut, Agus menyadari strategi lama tidak lagi memadai. Oleh karena itu, ia menetapkan fokus utama: menjangkau dan menarik minat generasi muda, khususnya kalangan Gen Z yang selama ini kerap dianggap kurang tertarik atau cenderung alergi terhadap dunia kepartaian dan politik praktis.
Menurut Agus, tantangan terbesar saat ini adalah membuat anak muda merasa memiliki, nyaman, dan bangga menjadi bagian dari keluarga besar PDIP. Pola pikir, selera, dan cara pandang generasi muda kini telah berubah, sehingga pendekatan partai pun harus disesuaikan menjadi lebih segar, kreatif, dan kekinian.
“Sasaran utama kami mulai hari ini adalah generasi muda. Kita tahu Gen Z sering dianggap kurang menyukai hal-hal yang berbau partai politik. Tugas kami adalah mengubah pandangan itu. Kami akan segera meluncurkan program pembinaan dan kaderisasi khusus anak muda, agar mereka makin mengenal, menyukai, dan menjadikan partai ini wadah perjuangan mereka,” papar Agus.
Ia meyakini, dengan latar belakang usaha, jejaring luas, serta semangat kepemimpinan yang baru, PDIP Kersana di bawah komandonya mampu merangkul seluruh elemen masyarakat, tua maupun muda. Agus bertekad membangun citra partai yang dekat, akrab, dan benar-benar hadir menyelesaikan masalah rakyat, sehingga target 15.000 suara pada 2029 bukan sekadar angka, melainkan hasil kerja nyata dan bukti kian kokohnya kepercayaan masyarakat.














