Iklan Diskopukm Aceh
Iklan Diskopukm Aceh

Pelindo Jasa Maritim Gerak Cepat Dukung Distribusi Energi dan Logistik di Aceh Pasca Bencana

IMG 20251203 WA0122
Suasana operasional di Pelabuhan Malahayati yang tetap berjalan optimal 24 jam guna mendukung kebutuhan energi dan komoditas pasca bencana alam Aceh. (Foto: Ist).

BANDA ACEH – PT Pelindo Jasa Maritim (SPJM), subholding Pelindo yang bergerak di bidang pemanduan dan penundaan kapal dari dan ke dermaga maupun area labuh, bergerak cepat memastikan operasional Pelabuhan Malahayati di Aceh Besar tetap berjalan optimal. Langkah ini menjadi bagian penting dalam menjaga kelancaran distribusi Bahan Bakar Minyak (BBM) serta berbagai kebutuhan logistik lainnya pasca bencana alam yang melanda sejumlah wilayah di Provinsi Aceh.

Meskipun fokus utama distribusi bantuan logistik darurat pascabencana diarahkan ke Pelabuhan Krueng Geukueh di Lhokseumawe, Pelabuhan Malahayati tetap memegang peran strategis sebagai pintu masuk utama pasokan energi dan komoditas rutin yang dibutuhkan masyarakat untuk mempercepat proses pemulihan daerah.

Branch Manager Pelabuhan Malahayati, Capt. Agust Deritanto, didampingi DMU SPJM Unit Malahayati, Capt. Hasangapan H, menegaskan bahwa Pelindo baik Subholding SPJM maupun Subholding SPMT Malahayati siap beroperasi 24 jam untuk memberikan layanan pemanduan dan penundaan kapal.

BACA JUGA:  Nyata Kinerja Bea Cukai Langsa 2025: Penerimaan Melampaui Target, Penindakan Semakin Berkualitas

“Saat ini masih terdapat beberapa titik akses jalur darat yang mengalami kerusakan, termasuk jembatan, sehingga menghambat pengiriman logistik. Oleh karena itu, pelabuhan menjadi salah satu alternatif utama untuk menjamin kelancaran distribusi barang dan kebutuhan wilayah Aceh,” ujar Capt. Agust Deritanto, Rabu (3/12/2025).

BACA JUGA:  Wakapolda Aceh Jadi Pemateri Raker PLN UID, Bahas Sinergi Keamanan dan SDM

Ia menambahkan bahwa Pelabuhan Malahayati siap menjadi jalur pendistribusian logistik yang lebih efisien, dengan biaya pengiriman yang lebih kompetitif dibandingkan alternatif lainnya.

“Kami berkomitmen penuh untuk menjadi bagian dari solusi pemulihan Aceh. Kelancaran arus logistik melalui laut adalah kunci agar daerah ini dapat bangkit lebih cepat dari dampak bencana,” tutup Capt. Agust Deritanto.

Penulis

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *