JAKARTA – Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menegaskan kepada TNI-Polri akan menjaga dan mengantisipasi kerawanan di daerah yang memiliki indeks kerawanan pemilu sesuai pemetaan Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu).
Kapolri menjelaskan, kerja sama tersebut dilakukan dengan pemerintah daerah setempat dan pemerintah pusat, serta tokoh agama di wilayah pemekaran, yakni Papua. Bahkan, operasi khsusus yang diberlakukan di wilayah Daerah Otonomi Baru (DOB) Papua semakin ditingkatkan.
“Tentunya kami dengan TNI melakukan operasi, ada dua operasi, damai Cartenz yang lebih ke arah penegakan hukum dan pendekatan soft juga kita lakukan dalam operasi teritorial, seperti Binmasnoken. Di TNI juga ada kegiatan teritorial,” ungkap Kapolri di lokasi Rapim TNI-Polri, Rabu (8/2/23).
Lebih lanjut Kapolri menyampaikan, dua hal itersebut harus dilakukan bersama demi mewujudkan kesejahteraan masyarakat Papua ke depan. Bahkan, lanjut Listyo, program-program pemerintah setempat harus terus berjalan agar lebih baik lagi.
“Mita memastikan TNI dan Polri , tetap kondusifitas jelang Pemilu 2024 mendatang tetap terjaga demi pesta rakyat yang berjalan lancar. Selain itu, berbagai kerawanan di tahun politik terus diantisipasi demi tidak adanya dampak berkepanjangan usai kontestasi politik 2024,” pungkasnya.








