Iklan Diskopukm Aceh
Iklan Diskopukm Aceh

Penasihat Spiritual Jokowi Sudah Ingatkan, Jangan Paksakan Gibran Jadi Cawapres, Berbahaya

Penasihat Spiritual Jokowi Sudah Ingatkan, Jangan Paksakan Gibran Jadi Cawapres, Berbahaya IMG 20240124 WA0054
Keterangan foto : Presiden Joko Widodo (Jokowi), Rabu (24/1/2024)

Hariandaerah.com Jakarta – Penasihat spiritual Presiden Jokowi, Habib Abubakar Alatas yang telah mendukungnya selama dua periode, kini menarik diri. Ia kecewa lantaran Jokowi tidak mendengarkan nasihatnya agar tidak memaksakan Gibran sebagai cawapres, sebab akan menimbulkan bahaya yang besar.

Dikutip dari YouTube Channel Babe Aldo Aje 135, Habib membeberkan bahwa semua orang-orang politik saat ini tersandera oleh Jokowi. Mereka takut karena punya kesalahan, tetapi mereka menunggu saatnya Jokowi tumbang, mereka akan balas dendam. “Tolong Pak Jokowi, dengarkan nasihat saya, jangan memaksa Gibran,” tegas Habib yang kemudian diviralkan oleh akun TikTok @chokba24.

Habib juga menyoroti Anwar Usman, Hakim Mahkamah Konstitusi yang diduga kuat ikut memuluskan Gibran maju menjadi cawapres lewat putusan kontroversial di Mahkamah Konstitusi.

BACA JUGA:  Bukan Prabowo-Ganjar-Anies, Kidung Tirto Ungkap Sosok 'Satrio Piningit' Jelang Pilpres 2024

“Tapi tolong jangan korbankan Gibran meski saya ngerti alasan Jokowi memajukan Gibran karena ingin melanjutkan pembangunan IKN, tapi sekali lagi jangan tumbalkan Gibran,” kata Habib yang telah viral di semua platform media sosial itu.

Dengan semakin masifnya upaya memenangkan Gibran, seperti diduga kuat menggerakkan aparat dari tingkat kecamatan hingga provinsi, Habib mewanti-wanti Jokowi agar tidak mendengarkan suara yang menggembosi. “Tapi ingat hati mereka tidak sama Pak Jokowi. Saya tahu, belajarlah dari sejarah pendahulu,” ujar Habib lagi.

Habib pun kembali mengulangi agar tidak menjadikan Gibran menjadi tumbal. “Saya juga sesali Habib Luthfi tidak memberikan nasehat. Semestinya Habib Luthfi sebagai ahli tarikat itu bicara, jangan takut. Demi bangsa dan negara.”

BACA JUGA:  Pangdam IM dan Forkopimda Sambut Kedatangan Presiden Joko Widodo

Menurut Habib, peringatan kerasnya kepada Jokowi semata-mata karena kecintaannya. “Dulu saya membela Jokowi, hari ini saya mengingatkan Pak Jokowi. Buktikan omongan saya, kalau Pak Jokowi memaksakan Gibran, Indonesia akan menjadi negara yang tidak kondusif. Hari ini saya kecewa banget, tolong Pak Jokowi dan Ibu Iriana dengarkan saya,” katanya.

Perlu digarisbawahi, sambung Habib, peringatan keras kepada Jokowi sama sekali tidak berdampak apapun bagi dirinya. “Karena saya ikhlas, saya tidak pernah mendapat apapun dari Pak Jokowi,” demikian Habib.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *