KOTA LANGSA – Dalam rangka menyambut HUT RI ke-79, seribuan anak-anak PAUD dan TK se-Kota Langsa mengikuti pawai alagoris yang dibuka langsung oleh Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Dra. Suhartini M.Pd, Sabtu (10/08/2024).
Acara yang dipusatkan di Lapangan Merdeka Langsa ini dimeriahkan dengan balutan warna warni pakaian adat dari berbagai macam suku Bangsa yang dikenakan anak-anak PAUD dan TK, termasuk juga Paud IT Bismillah yang merupakan salah satu sekolah penggerak angkatan 3 Kota Langsa.
Penanggung Jawab PAUD IT Bismillah, Dr. Siska Eka Syafitri M.Hum menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan salah satu wujud implementasi dari Kurikulum Merdeka yang telah diterapkan di Paud IT Bismillah selama dua tahun ini.
“Kurikulum merdeka merupakan salah satu kurikulum yang membantu pembangunan fondasi anak di masa keemasan,” ucapnya.

Ia melanjutkan, hal ini dapat terlihat dengan adanya setiap lembaga PAUD berusaha meningkatkan kualitas pelayanan pada anak usia dini sehingga tumbuh kembangnya semakin optimal. Karena dalam kurikulum merdeka, pengembangan karakter juga mendapatkan perhatian penuh.
Siska Eka Syafitri menerangkan, kegiatan projek menjadi salah satu ciri khas kurikulum merdeka, ini sebagai upaya pencapaian karakter anak didik agar sesuai dengan Profil Pelajar Pancasila dan harus sesuai setiap jenjangnya.
“Paud IT Bismillah sendiri menggelar kegiatan projek P5 (Proyek Penguatan Profil Pelajar Pancasila) di bulan Agustus dengan berbagai macam kegiatan kokurikuler berbasis projek dengan tema Aku Cinta Indonesia,” katanya kepada wartawan hariandaerah.com, Sabtu (10/08/2024) selesai acara pawai.
Doktor Muda ini menjelaskan, adapun rangkaian kegiatan P5 di Paud IT Bismillah berupa kreasi topi daerah Indonesia menggunakan bahan bekas, membuat makanan dan minuman khas Aceh, berbagai macam lomba HUT RI bagi anak dan orang tua, termasuk pawai alagoris yang baru saja diikuti.
“semua rangkaian kegiatan ini tentunya berjalan dengan dukungan penuh dari orang tua dan wali murid Paud IT Bismillah,” imbuhnya.
“semoga dengan adanya kegiatan ini semakin menambah kecintaan anak didik terhadap negaranya Indonesia, sehingga memupuk rasa Nasionalisme sejak dini,” ungkap Dr. Siska.











