BANDA ACEH — Brigjen TNI Aulia Fahmi Dalimunte, S.Sos., M.Han., melakukan kunjungan kerja ke Kodam Iskandar Muda (IM) Aceh pada 26 November–2 Desember 2025. Kunjungan tersebut dilakukan dalam kapasitasnya sebagai Wakil Pimpinan Pengawasan Pembentukan Batalyon Infanteri Teritorial Pertahanan (Yonif TP). Selain menjalankan tugas kedinasan, kegiatan ini juga menjadi ajang silaturahmi bagi Brigjen Aulia yang dikenal dekat dengan masyarakat Aceh sejak menjabat Asintel Kasdam IM pada 2022–2023. Ia turut didampingi Kolonel Inf Sindhu Hanggara, S.H., M.M., yang juga memiliki pengalaman penugasan di Aceh.
Brigjen Aulia menegaskan bahwa pembentukan Yonif TP merupakan langkah strategis TNI AD dalam memperkuat sistem pertahanan wilayah serta meningkatkan efektivitas pembinaan teritorial.
“Pembentukan Yonif TP ini adalah strategi memperkuat pertahanan sekaligus memastikan TNI hadir lebih dekat dan bermanfaat bagi rakyat,” ujarnya.
Ia juga menyoroti pentingnya keberadaan Yonif TP dalam membantu penyelesaian persoalan ketahanan pangan dan meningkatkan pendampingan terhadap masyarakat, khususnya di wilayah pedalaman.
“Program ini menekankan kehadiran TNI yang humanis, konstruktif, dan siap membantu masyarakat, terutama di gampong-gampong yang rentan terhadap krisis pangan,” tambahnya.
Kehadiran Brigjen Aulia mendapat sambutan positif dari sejumlah tokoh Aceh, di antaranya Din Minimi, Komandan Ibrahim, dan Cut Man. Para tokoh tersebut menilai rekam jejak Brigjen Aulia selama bertugas di Aceh menunjukkan kemampuan komunikasi, pendekatan persuasif, dan kontribusi terhadap stabilitas daerah. Mereka berharap keberadaan Yonif TP dapat memberikan dampak nyata bagi kesejahteraan masyarakat.
Perwira tinggi TNI AD yang dikenal memiliki ciri khas memfasilitasi umrah secara bergiliran bagi personelnya itu juga menegaskan bahwa pembentukan Batalyon TP di Provinsi Aceh merupakan komitmen TNI untuk hadir bersama pemerintah daerah dalam mengatasi kesulitan masyarakat serta menjaga stabilitas keamanan dan ketahanan pangan di Aceh.







