Iklan Diskopukm Aceh
Iklan Diskopukm Aceh

Tragedi KDRT di Brebes: Suami Bacok Istri, Mertua, dan Anak Balita, Berhasil Diamankan di Tegal

IMG 20261014 095834
Pelaku pembacokan satu keluarga di Desa Randusanga Kulon, D.R. (27), saat digiring petugas kepolisian setelah berhasil ditangkap di wilayah Kota Tegal. Foto : Istimewa

BREBES — Malam yang seharusnya tenang berubah menjadi tragedi berdarah di Desa Randusanga Kulon, Kecamatan Brebes, Kabupaten Brebes. Seorang pria berinisial D.R. (27) diduga nekat membacok empat anggota keluarganya sendiri pada Selasa malam, 13 Oktober 2026.

Empat orang menjadi korban: istri pelaku, ayah mertua, ibu mertua, serta anak kandungnya yang masih berusia balita. Semuanya menderita luka akibat senjata tajam dan segera dilarikan ke RSUD Brebes untuk mendapatkan penanganan medis.

Peristiwa ini menggemparkan warga Randusanga Kulon. Setelah melakukan aksinya, pelaku sempat melarikan diri menggunakan sepeda motor. Namun, Tim Resmob Satreskrim Polres Brebes di bawah pimpinan Aiptu Titok Ambar Pramono segera melakukan pengejaran dan berhasil menangkap pelaku di wilayah Kota Tegal pada malam yang sama. Polisi juga mengamankan barang bukti berupa sebilah golok yang diduga digunakan dalam peristiwa tersebut.

BACA JUGA:  Terkait Penyebab Kebakaran Museum Nasional, Polisi Priksa 21 Saksi

Kepala Desa Randusanga Kulon, Afan Setiono, menyebut dugaan pemicu peristiwa ini adalah rasa cemburu. Pelaku menuding istrinya berselingkuh, dan persoalan tersebut kerap memicu pertengkaran dalam rumah tangga mereka. Namun, Afan menegaskan bahwa motif tersebut masih perlu didalami lebih dalam oleh pihak kepolisian untuk memastikan kronologi dan latar belakang yang lengkap.

BACA JUGA:  Bumiayu dan Sirampog Diterjang Banjir Bandang, Pemkab Brebes Bergerak Cepat Bantu Korban

“Dugaan motif masih perlu didalami lebih lanjut oleh kepolisian untuk memastikan latar belakang dan kronologi lengkap,” ujar Afan.

Saat ini, kasus tersebut sedang ditangani oleh Polres Brebes untuk pendalaman motif serta proses hukum lebih lanjut terhadap pelaku. Awak media akan terus memantau perkembangan kasus ini.

Penulis

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *