Iklan Diskopukm Aceh
Iklan Diskopukm Aceh

Antisipasi Kekeringan, DPKP Brebes Salurkan 20 Titik Irpom Tahap II ke Kelompok Tani

IMG 20261001 204326
Perwakilan kelompok tani bersama jajaran DPKP Brebes saat sosialisasi sekaligus penyerahan bantuan Irigasi Perpompaan Tahap II.Sebanyak 20 titik pompa air disalurkan guna mengantisipasi kekeringan. Foto : hariandaerah.com

BREBES — Pemerintah Kabupaten Brebes melalui Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (DPKP) kembali menyalurkan bantuan Irigasi Perpompaan (Irpom) sebanyak 20 titik pada Tahap II. Langkah ini diambil untuk mengantisipasi ancaman kekeringan sekaligus menyelamatkan ratusan hektar lahan sawah dari risiko gagal panen, demi menjaga ketahanan pangan daerah.

Bantuan yang bersumber dari Kementerian Pertanian ini disalurkan dalam dua tahap: Tahap I sebanyak 13 titik telah terealisasi, dan Tahap II sebanyak 20 titik diserahkan pada Kamis (1/10/2026). Seluruh dana ditransfer langsung ke rekening Kelompok Tani (Poktan) maupun Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan), dengan pembangunan dilakukan secara swakelola oleh kelompok penerima manfaat.

Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kabupaten Brebes, Hendri Adi Komara melalui Bidang Sarana Prasarana Pertanian DPKP Brebes, Azmi Asyidda Mushoffa, menjelaskan program ini diprioritaskan bagi desa-desa yang memiliki sumber air permukaan, namun terkendala keterbatasan infrastruktur sehingga air sulit mengalir ke areal persawahan.

BACA JUGA:  Kapolres Brebes Pimpin Gerakan Pangan Murah, Bantu Warga Hemat Pengeluaran

“Tahap I sudah berjalan di titik rawan kekeringan. Dengan pompa ini, petani dapat mengoptimalkan Musim Tanam kedua maupun ketiga, sehingga target Luas Tambah Tanam tetap terpenuhi. Hari ini kami laksanakan sosialisasi sekaligus penyerahan Tahap II sebanyak 20 titik,” ujar Azmi di kantornya.

Setiap titik mencakup paket lengkap: pembangunan rumah pompa, unit pompa air, mesin penggerak, hingga jaringan pipa distribusi menuju lahan. Sistem swakelola diterapkan agar kelompok tani bertanggung jawab mengelola dan merawat aset tersebut secara mandiri dan berkelanjutan.

Bantuan ini disambut gembira para petani yang sebelumnya cemas menghadapi kemarau panjang. Sustono, Ketua Kelompok Tani Subur, Desa Kemurang Kulon, Kecamatan Tanjung, menyampaikan rasa syukurnya.

BACA JUGA:  Bea Cukai Langsa Musnahkan Ratusan Unggas Impor Ilegal Senilai 500 Juta

“Ini penyelamat bagi kami. Sebelumnya tanah sawah mulai retak, terancam gagal panen karena air sungai tidak bisa naik ke lahan. Setelah pompa terpasang, air mengalir lancar. Kami optimis panen aman dan bisa lanjut tanam berikutnya,” ungkapnya penuh haru.

Pemerintah Kabupaten Brebes berkomitmen terus mengawal dan mengevaluasi pemanfaatan bantuan ini agar tetap tepat sasaran serta berdampak nyata bagi kesejahteraan petani.

 

Penulis

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *