Iklan Diskopukm Aceh
Iklan Diskopukm Aceh

661 Personel Disiagakan, Polda Aceh Pastikan May Day Berlangsung Kondusif

WhatsApp Image 2025 05 01 at 11.54.58
Polda Aceh Kerahkan 661 Personel untuk Amankan Hari Buruh Internasional. (Foto: Humas Polda Aceh).

BANADA ACEH – Polda Aceh mengerahkan sebanyak 661 personel untuk mengamankan peringatan Hari Buruh Internasional atau May Day 2025 di wilayah Bumi Serambi Mekkah. Pengamanan difokuskan pada sejumlah titik strategis di Kota Banda Aceh, antara lain Kantor Gubernur Aceh, Gedung DPR Aceh, Bundaran Simpang Lima, Taman Sari, serta kawasan Masjid Raya Baiturrahman.

Kabid Humas Polda Aceh, Kombes Pol Joko Krisdiyanto, mengatakan bahwa seluruh personel telah diplot di lima lokasi utama tersebut dan siap menjalankan tugas pengamanan agar peringatan Hari Buruh berlangsung aman, tertib, dan kondusif.

May Day merupakan momentum penting bagi para pekerja untuk menyuarakan aspirasi mereka. Karena itu, kami dari Polda Aceh hadir untuk memastikan kegiatan berjalan dengan lancar, tertib, dan tetap menghormati hak-hak masyarakat lainnya,” ujar Kombes Joko dalam keterangannya, Kamis (1/5/2025).

BACA JUGA:  Melalui Program Geubibu, Ipda Irvan Bagi-bagi Nasi Kotak di Jumat Berkah

Ia juga mengajak seluruh elemen buruh dan masyarakat untuk menjadikan Hari Buruh sebagai ajang silaturahmi dan penyampaian aspirasi secara damai. Menurutnya, pengamanan bukan semata-mata tanggung jawab aparat, tetapi merupakan komitmen bersama dalam menjaga stabilitas dan ketertiban umum.

“Setiap aksi penting untuk tetap mematuhi aturan, tidak mengganggu arus lalu lintas, tidak merusak fasilitas umum, serta menjunjung tinggi etika dalam menyampaikan pendapat. Tunjukkan bahwa buruh di Aceh adalah insan yang sadar hukum, bermartabat, dan cinta damai,” imbau Joko.

BACA JUGA:  Pengamanan KTT ASEAN di Labuan Bajo, Polri Siapkan 2.627 Personel dan 8 Satgas

Selain penempatan personel, Polda Aceh juga menyiapkan langkah-langkah preventif dan dialogis guna mengantisipasi potensi gangguan, dengan tetap mengedepankan pendekatan humanis.

“Kami percaya, dengan komunikasi yang baik dan niat yang tulus dari semua pihak, May Day di Aceh dapat berlangsung dengan aman dan penuh makna,” pungkasnya.

Penulis

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *