TASHKENT – Wakil Presiden Ma’ruf Amin dan Gubernur Wilayah Samarkand Uzbekistan, Erkinjon Turdimov, mengadakan pertemuan makan malam yang berlangsung di Mezana Restaurant, sebuah restoran yang terletak di Eternal City Samarkand.
Dalam pertemuan ini, keduanya membahas berbagai aspek penting yang berkaitan dengan hubungan bilateral antara kedua negara, termasuk potensi pengembangan sektor pariwisata.
“Malam ini saya dijamu makan oleh Gubernur Samarkand di tempat yang istimewa itu, suatu daerah wisata yang dibangun, kota abadi namanya, di sana menggambarkan keadaan Samarkand pada masa yang lalu,” kata Ma’ruf usai pertemuan yang berlangsung, Kamis (15/6/2023).
Ma’ruf sangat mengapresiasi keindahan Samarkand yang terpancar dari lokasi pertemuan tersebut. Dia melihatnya sebagai sebuah kota abadi yang memancarkan pesona sejarah dan warisan budaya yang kaya. Tempat ini menjadi wujud nyata dari kehidupan bersejarah Samarkand yang menginspirasi.
“Jadi di sana digambarkan seperti apa produk-produknya, bentuk-bentuk rumahnya, kemudian juga hasil kerajinannya,” lanjutnya.
Dalam pertemuan tersebut, Ma’ruf menekankan pentingnya memperkuat hubungan antara kedua negara, ia berbagi pemikiran dan pandangan secara pribadi dengan Gubernur Samarkand dalam suasana yang intim.
“Di dalam pertemuan saya mengobrol dari hati ke hati, saya memang menyampaikan untuk apabila nanti dibangun hubungan-hubungan yang lebih erat lagi antara Indonesia dan Uzbekistan, khususnya Samarkand dengan beberapa kota di Indonesia,” ucapnya.
Selain membahas hubungan bilateral, Ma’ruf juga mengusulkan adanya penerbangan langsung dari Indonesia menuju Samarkand. Usulan ini bertujuan untuk memperluas aksesibilitas dan mempererat hubungan perdagangan serta sektor pariwisata antara kedua negara.
“Saya mengusulkan supaya ada penerbangan langsung, baik untuk jalur pedagangan, juga wisata, sebab ada hubungannya Indonesia, terutama Umat Islam Indonesia dengan Samarkand, dan beliau sangat mengapresiasi usulan itu dan setuju sekali dalam rangka meningkatkan itu,” jelasnya.
Dalam kesempatan tersebut, Ma’ruf juga menyoroti rencana pembangunan Sukarno Memorial Library, ia berharap usulan Indonesia dapat direalisasikan oleh Uzbekistan.
“Mudah-mudahan saja itu bisa, karena semua akui memang ada kaitannya pembangunan makam Imam Bukhari dengan kedatangan Bung Karno dulu, beliau yang usulkan itu,” imbuhnya.
Pertemuan yang penuh keramahan dan kolaborasi ini memberikan kesempatan bagi kedua negara untuk menjalin hubungan yang lebih erat dan saling mendukung. Dengan adanya usulan-usulan konstruktif dari Wakil Presiden Ma’ruf Amin, diharapkan kerjasama antara Indonesia dan Uzbekistan akan semakin berkembang dalam berbagai sektor, menciptakan manfaat yang positif bagi kedua negara dan rakyat mereka.














