Iklan Diskopukm Aceh
Iklan Diskopukm Aceh
Polri  

Polres Pringsewu Sosialisasi Cacar Monyet

IMG 20231104 WA0003
Polres Pringsewu saat melakukan apel bersama. (Ist).

PRINGSEWU – Dalam upaya pencegahan dan penanganan penyakit zoonosis, Dokkes Polres Pringsewu menggelar kegiatan sosialisasi tentang cacar monyet. Kegiatan ini dilaksanakan sebagai bagian dari program preventif yang bertujuan untuk meningkatkan kesadaran terhadap ancaman penyakit yang dapat ditularkan dari hewan ke manusia.

Kegiatan sosialisasi yang berlangsung di halaman mapolres Pringsewu pada Jumat (3/11/2023) pagi usai kegiatan apel pagi ini di pimpin Kasi Dokkes, Ipda dr. Deno Madasa Subing dan di ikuti oleh ratusan personel Polres Pringsewu.

Kasi Dokkes Polres Pringsewu dalam sosialisasinya menyampaikan pentingnya pemahaman mengenai cacar monyet sebagai salah satu penyakit zoonosis yang dapat mengancam kesehatan manusia.

BACA JUGA:  Gelar Operasi Zebra di Jalinbar Pringsewu, Ini Harapan Kasat Lantas

“Dengan adanya kegiatan sosialisasi ini, kita berharap masyarakat dapat lebih waspada dan mengambil langkah-langkah pencegahan yang tepat untuk melindungi diri dari ancaman penyakit cacar monyet,” ungkap dr. Deno.

Selama sesi sosialisasi, dokter Deno memberikan informasi mendalam mengenai gejala, penularan, dan upaya pencegahan cacar monyet. Seluruh personel polres Pringsewu diajak untuk lebih cermat dalam mengenali perilaku hewan yang berpotensi menyebabkan penularan penyakit, serta pentingnya kewaspadaan saat berada di daerah yang memiliki populasi monyet liar.

Tidak hanya memberikan pengetahuan, kegiatan ini juga melibatkan sesi tanya jawab untuk memberikan ruang kepada seluruh anggota untuk bertanya seputar cacar monyet. Hal ini diharapkan dapat memperkuat pemahaman tentang penyakit tersebut.

BACA JUGA:  Cegah Judi Online di Warkop, Satreskrim Polresta Banda Aceh Pasang Spanduk

Sementara itu, Kapolres Pringsewu, AKBP Benny Prasetya, menekankan bahwa kegiatan sosialisasi ini adalah bagian dari komitmen Polres Pringsewu untuk memberikan kontribusi positif dalam upaya pencegahan penyakit zoonosis di wilayah tersebut.

“Semua pihak perlu bersinergi untuk menciptakan lingkungan yang sehat dan aman. Dengan pengetahuan yang diberikan melalui kegiatan ini, diharapkan personel dapat lebih proaktif dalam menjaga kesehatan dan mengurangi potensi penularan penyakit,” tambah AKBP Benny. (Heru)

Penulis

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *