Iklan Diskopukm Aceh
Iklan Diskopukm Aceh

99 KM Jalan Nasional Diperbaiki PT Krueng Meuh, Lubang Masih Jadi Ancaman bagi Pengguna Jalan

WhatsApp Image 2025 05 22 at 17.14.50
Kondisi Jalan Berlubang. (Foto: hariandaerah.com/Nurmansyah).

LHOKSEUMAWE – Proyek pemeliharaan dan perbaikan rutin jalan nasional sepanjang 99 kilometer oleh PT Krueng Meuh, dengan nilai kontrak sebesar Rp4,06 miliar, masih menyisakan pekerjaan rumah. Meski proyek terus berjalan, sejumlah ruas jalan nasional di wilayah tersebut masih dipenuhi lubang yang dinilai membahayakan keselamatan pengguna jalan.

Ruas jalan yang masuk dalam proyek ini meliputi jalur vital yang menghubungkan berbagai kawasan strategis di Aceh, antara lain: Kota Bireuen – Batas Kota Lhokseumawe/Aceh Utara, Krueng Mane – Buket Rata, Simpang Krueng Geukueh – Pelabuhan Krueng Geukueh, serta akses ke Pelabuhan Lhokseumawe. Jalur-jalur ini merupakan bagian dari jaringan transportasi nasional yang memegang peranan penting dalam distribusi logistik, aktivitas ekonomi, dan mobilitas masyarakat.

Namun ironisnya, di tengah pelaksanaan proyek, kondisi jalan di beberapa titik masih menunjukkan banyaknya lubang yang belum tertangani secara merata. Sejumlah pengendara mengeluhkan potensi kecelakaan, terutama saat malam hari atau ketika hujan, di mana lubang sulit terlihat dan rawan menyebabkan kendaraan kehilangan kendali.

BACA JUGA:  BPJS Ketenagakerjaan Lhokseumawe Gencarkan Gerakan Sadar Jaminan Sosial Ketenagakerjaan

Pantauan di lapangan menunjukkan bahwa penambalan memang sudah dilakukan di beberapa lokasi, namun belum menyeluruh. Lubang-lubang berukuran sedang hingga besar masih terlihat jelas, terutama di jalur Krueng Mane – Buket Rata serta akses menuju Kota Lhokseumawe.

Jika tidak ditangani dengan serius, kondisi ini dikhawatirkan akan meningkatkan risiko kecelakaan lalu lintas dan sekaligus menurunkan kepercayaan publik terhadap kualitas pembangunan infrastruktur jalan yang selama ini menjadi perhatian pemerintah.

Saat dikonfirmasi, Rijal selaku perwakilan dari PT Krueng Meuh menyampaikan bahwa proses perbaikan dilakukan secara bertahap, dengan memprioritaskan lubang yang memiliki kedalaman lebih dari 5 sentimeter.

BACA JUGA:  BI Lhokseumawe Gelar Capacity Building Bersama Mitra Media di Medan

“Semua lubang dengan kedalaman lebih dari 5 cm kami pastikan akan ditambal. Proses dilakukan secara bertahap sesuai dengan kondisi lapangan. Target kami, seluruh perbaikan dapat diselesaikan pada akhir bulan Mei ini,” ujar Rijal, Kamis (22/5/2025).

Ia juga menambahkan, dengan anggaran yang terbatas, pelaksanaan proyek harus dilakukan dengan skala prioritas. Oleh karena itu, pihak kontraktor sangat mengharapkan kerja sama dari semua pihak serta imbauan kepada para pengguna jalan untuk tetap berhati-hati, terutama saat hujan, demi menghindari kecelakaan lalu lintas.

Penulis

Editor: Herlin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *