Iklan Diskopukm Aceh
Iklan Diskopukm Aceh

Kadinkes Aceh Barat: Penyebab Terjadinya Stunting Bukan Hanya Kurang Gizi, Tetapi Juga Karena Kondisi Kesehatan Lingkungan

Dinkes Aceh Barat
Penandatangan Komitmen Bersama Pemkab Aceh Barat Dalam Percepatan Penurunan Stunting Bersama OPD oleh Kepala Dinkes Aceh Barat Syarifah Junaida, Selasa (25/10/2022). (Foto: Harian Daerah/T. Fadhil Tartia Tandy)

Aceh Barat – Pemerintah Kabupaten Aceh Barat melalui Dinas Kesehatan berupaya untuk menurunkan angka stunting diwilayah ini. Yang saat ini angka stunting mencapai sebanyak 613 kasus.

“Angka stunting kita ada 613 kasus ya, itu tidak tinggi, tapi kita terus upayakan supaya turun terus angka stunting itu hingga mencapai angka Zero Stunting di 2024 mendatang dalam mendukung program Presiden RI Joko Widodo,” ujar Kepala Dinas Kesehatan Syarifah Junaidah kepada awak media, Selasa (25/10/2022) lalu.

Dikatakanya, upaya penurunan angka stunting di Aceh Barat dilakukan secara terpadu dengan melibatkan banyak organisasi perangkat daerah (OPD) di kota setempat dengan memfokuskan 24 desa dalam 12 kecamatan di Kabupaten Aceh Barat.

BACA JUGA:  IMPAS Doa Bersama untuk Korban Banjir Aceh Dalam Pengukuhan Pengurus Baru

“Semua petugas dilokus ini bergerak secara maksimal, dari tahun ke tahun angka tersebut terus menurun dengan kerja keras dari mereka dan leading sectornya Dinas Kesehatan Aceh Barat,” sebutnya.

Lanjut Syarifah, penyebab terjadinya stunting bukan hanya dari kurangnya gizi, tetapi juga karena kondisi kesehatan lingkungan, kualitas air dan lainnya.

“Penyebabnya banyak faktor, jadi bukan hanya kekurangan gizi ketika lahir. Kondisi kesehatan lingkungan, air dan lainnya juga berpengaruh. Karena itu perlu kerja sama semua pihak,” harapnya.

Syarifah menambahkan, saat ini pihaknya gencar melakukan edukasi kepada ibu hamil di Aceh Barat untuk memperhatikan gizi bayinya dan juga memberikan penanganan kepada anak penderita stunting.

BACA JUGA:  Harap Percepatan Pembangunan, Ini Tuntutan Aktivis Barsela Kepada Pemerintah Aceh

“Kalau kita spesifik penanganannya mulai dari edukasi kepada ibu hamil dan penanganan kepada anak penderita stunting. Ibu-ibu hamil kita berikan edukasi untuk rajin ke Posyandu dan mencukupi kebutuhan gizi,” tandasnya.

Ungkapnya Kepala Dinas Kesahan Aceh Barat, di akhir tahun 2024 mendatang, dirinya menargetkan di Aceh Barat bisa mencapai angka zero stunting, guna mendukung program prioritas Presiden RI Joko Widodo dalam penuntasan angka Stunting diseluruh wilayah Indonesia.

Penulis

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *