LHOKSEUMAWE – Pascasarjana Universitas Islam Negeri (UIN) Sultanah Nahrasiyah (SUNA) Lhokseumawe kembali menggelar sidang tesis bagi mahasiswa Program Studi Komunikasi dan Penyiaran Islam. Sidang yang berlangsung pada Jum’at (22/8/2025) tersebut menghadirkan sejumlah dosen penguji dan pembimbing dari lingkungan kampus.
Mahasiswa atas nama Efendi memaparkan hasil penelitiannya melalui tesis berjudul “Strategi Penyuluh Agama dalam Mengatasi Krisis Komunikasi di Kalangan Pasangan Bercerai.”
Sidang dipimpin oleh Dr. Zulfikar Ali Buto Siregar, S.Pd.I., M.A. selaku ketua sidang. Bertindak sebagai pembimbing adalah Dr. Darmadi, M.Si. dan Dr. Saifuddin Dhuhri, Lc., M.A. Adapun tim penguji terdiri dari Dr. Kamaruzzaman, M.A. serta Sufian Suri, Lc., M.A., Ph.D.
Dalam pemaparannya, Efendi menekankan pentingnya peran penyuluh agama sebagai mediator komunikasi bagi pasangan yang mengalami perceraian. Menurutnya, pendekatan yang tepat dapat mencegah konflik berkepanjangan dan menjaga hubungan sosial tetap harmonis.
“Melalui penelitian ini, saya ingin menunjukkan bahwa penyuluh agama bukan hanya memberikan ceramah, tetapi juga berperan sebagai jembatan komunikasi yang membantu pasangan bercerai agar tetap bisa berkomunikasi dengan baik demi masa depan anak dan keharmonisan masyarakat,” ujar Efendi usai sidang.
Pihak Pascasarjana UIN SUNA menilai penelitian tersebut relevan dengan kondisi sosial masyarakat saat ini. Penekanan pada aspek komunikasi interpersonal yang berbasis nilai-nilai keagamaan diharapkan dapat memperkaya strategi penyuluhan agama, khususnya dalam menghadapi dampak perceraian yang semakin meningkat.
Sidang berlangsung dalam suasana akademik yang dinamis dengan sesi tanya jawab, kritik, dan masukan dari para penguji.








