LHOKSEUMAWE – Mahasiswa Universitas Islam Negeri (UIN) Sultanah Nahrasyiah Lhokseumawe bersama Pemerintah Kota Lhokseumawe menggelar aksi bersih-bersih lingkungan dan pantai, (23/9). Kegiatan ini merupakan wujud nyata dukungan terhadap program ekoteologi yang digagas Menteri Agama RI, Prof. Dr. KH. Nazaruddin Umar, sekaligus menjadi bagian dari Aksi Bersih Lingkungan Serentak dalam rangka menyambut World Cleanup Day 2025.
Wakil Rektor I UIN Sultanah Nahrasyiah Lhokseumawe Bidang Akademik dan Kelembagaan, Dr. Iskandar, M.Si., menegaskan bahwa keterlibatan mahasiswa dalam kegiatan ini bukan sekadar kegiatan sosial, tetapi juga bagian dari nilai spiritual.
“Program ekoteologi mengajarkan bahwa menjaga lingkungan adalah bagian dari ibadah sekaligus tanggung jawab moral. Kehadiran mahasiswa dalam aksi ini menunjukkan komitmen bersama untuk mewujudkan kota yang bersih, sehat, dan berkelanjutan,” ujarnya kepada Hariandaerah.com.
Sementara itu, Raisul, Koordinator Acara dari BLHK Kota Lhokseumawe, menyampaikan apresiasi kepada mahasiswa UIN Sultanah Nahrasyiah. Menurutnya, semangat kolaborasi antara pemerintah, akademisi, dan masyarakat menjadi kunci dalam menjaga kelestarian lingkungan.
“Sinergi ini diharapkan terus berlanjut sehingga memberi dampak positif, terutama bagi kawasan pesisir yang merupakan salah satu aset penting Kota Lhokseumawe,” ungkapnya.
Aksi ini bukan hanya sekadar bersih-bersih, tetapi juga momentum penting untuk mengingatkan masyarakat bahwa menjaga lingkungan bukan tugas pemerintah semata, melainkan tanggung jawab bersama demi masa depan yang lebih baik.








