Iklan Diskopukm Aceh
Iklan Diskopukm Aceh

Puskesmas Bojong Kamal Buka Suara, Soal Dugaan Penolakan Pasien : Berikut Kronologi nya !

IMG 20251011 230600

TANGERANG, – Kasus komplain pasien terhadap pelayanan di Puskesmas Bojong Kamal beberapa waktu lalu akhirnya menemui titik terang. Sempat beredar kabar kurang sedap mengenai penolakan pasien, pihak puskesmas langsung bergerak cepat melakukan investigasi dan memberikan klarifikasi resmi.

drg. Made Kusuma Dewi, Kepala UPTD Puskesmas Bojong Kamal, menjelaskan bahwa semua ini adalah kesalahpahaman dan mereka telah mengambil langkah-langkah konkret untuk menyelesaikan masalah ini.

Kronologi Kejadian Versi Puskesmas

Menurut surat resmi INVESTIGASI KRONOLOGI KOMPLAIN PASIEN yang dikeluarkan pada Sabtu, 11 Oktober 2025, kejadian bermula pada Jumat, 10 Oktober 2025, sekitar pukul 13.45 WIB. Seorang pasien bernama Ruyani datang bersama keluarganya untuk berobat.

Penjelasan Petugas Keamanan

Saat itu, petugas keamanan menyampaikan bahwa loket pendaftaran sudah tutup, sesuai dengan Surat Pemberitahuan Dinas Kesehatan Kabupaten Tangerang Nomor: 400.7.1/5047/IX/Dinkes/2025 tentang Jam Kerja dan Jadwal Pelayanan Puskesmas di Wilayah Kabupaten Tangerang.

Kehadiran Pasien Lain

Bersamaan dengan itu, seorang warga Bojong Kamal merupakan pasien ODGJ di bawah pengawasan Puskesmas, datang berkunjung. Menurut keterangan, ODGJ sering datang hanya untuk menyapa petugas, bukan untuk berobat.

Upaya Petugas Loket

Meskipun loket sudah tutup, petugas loket tetap menghampiri Ruyani yang sudah duduk di kursi skrining dan menanyakan apakah ingin berobat. Setelah Ruyani menjawab iya, petugas menjelaskan bahwa loket sudah tutup, namun menawarkan untuk menunggu dokter karena sedang ada staff meeting.

BACA JUGA:  Hadiri Hari Kusta Sedunia di Jakarta, Kadinkes Brebes Tekankan Kusta Bisa Disembuhkan dan Stigma Harus Dihilangkan

Pasien Meninggalkan Tempat

Petugas loket kemudian memanggil dokter dan perawat untuk kembali ke poli pelayanan. Namun, saat akan dipanggil, Ruyani sudah tidak berada di tempat.

Tindak Lanjut Cepat dari Puskesmas

Pihak Puskesmas tidak tinggal diam setelah menerima komplain. Mereka langsung bergerak cepat untuk menyelesaikan masalah ini. Sebagai wujud responsibilitas mereka!

Komunikasi dan Permohonan Maaf

Kepala Puskesmas langsung menghubungi dan mengklarifikasi kejadian tersebut melalui WhatsApp pada pukul 17.33. Beliau juga menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan yang terjadi dan berjanji akan menegur petugas keamanan karena informasi yang diberikan kurang jelas.

Kunjungan ke Rumah Pasien

Sebagai bentuk tanggung jawab dan kepedulian, pada hari Sabtu, 11 Oktober 2025, pukul 12.00, dokter dan perawat Puskesmas Bojong Kamal serta dokter dan bidan desa Puskesmas Caringin mengunjungi rumah Ruyani untuk memeriksa kondisinya.

Hasil pemeriksaan menunjukkan bahwa Ruyani, yang berusia 23 tahun dan beralamat di Desa Cirarab, masih mengeluh pusing dan nyeri badan, namun demamnya sudah turun dengan suhu 36,60C. Tekanan darahnya 108/65 mmHg, tidak ada anemia, suara nafas dan jantung normal, dan tidak ada nyeri tekan perut. Dokter memberikan edukasi untuk kontrol dan periksa darah pada hari Senin jika demam masih berlanjut.

BACA JUGA:  Untuk Kemudahan Masyarakat, Pemkot Tangsel dan Gojek Kolaborasi Resmikan 2 Halte Publik

Analisa Kejadian: Jam Pelayanan Jadi Sorotan

Dari hasil investigasi, diketahui bahwa pasien datang pada pukul 13.50 WIB, sementara jam pelayanan pendaftaran loket pada hari Jumat adalah 12.30 WIB, sesuai dengan Surat Pemberitahuan Dinas Kesehatan Kabupaten Tangerang Nomor: 400.7.1/5047/IX/Dinkes/2025.

Namun, terlepas dari masalah jam pelayanan, yang terpenting adalah respon cepat dan tanggung jawab yang ditunjukkan oleh Puskesmas Bojong Kamal. Ini menunjukkan komitmen mereka untuk memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat. Semoga kejadian ini menjadi pelajaran berharga bagi semua pihak, baik petugas kesehatan maupun masyarakat, untuk selalu berkomunikasi dengan baik dan saling memahami.

Kejadian ini mengingatkan kita semua akan pentingnya koordinasi dan komunikasi yang baik antara petugas kesehatan dan masyarakat. Semoga kedepannya, pelayanan di Puskesmas Bojong Kamal semakin baik dan semakin dicintai oleh masyarakat.

Pihak Puskesmas menegaskan bahwa mereka selalu berusaha memberikan pelayanan terbaik bagi seluruh masyarakat.

Kejadian ini menjadi evaluasi penting untuk meningkatkan kualitas pelayanan di masa mendatang.

Mari kita dukung terus Puskesmas Bojong Kamal agar terus menjadi garda terdepan dalam pelayanan kesehatan.

Penulis

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *