Iklan Diskopukm Aceh
Iklan Diskopukm Aceh

Penderita Penyakit Diabetes Melitus di Aceh Tinggi, Dinkes Aceh Bagikan Tips Cegah DM Sejak Dini

dr._Iman_Murahman_--_Kabid_P2P_
Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinas Kesehatan Aceh, Iman Murahman. (Foto: Harian Daerah/Dinkes Aceh/Jawasir)

Banda Aceh – Penderita Diabetes Melitus (DM) di Aceh  mendapat perhatian serius dari Pemerintah daerah melalui Dinas Kesehatan Aceh, Rabu (9/11/2022).

Dinas Aceh mengimbau masyarakat untuk lebih mengenal penyakit DM dan gejalanya, sehingga penanganan dan pencegahannya bisa dilakukan sejak dini.

Kepala Bidang Pengendali dan Pemberantasan Penyakit (Kabid P2P) Dinas Kesehatan Provinsi Aceh, dr Iman Nurrahman menjelaskan, bahwa salah satu cara yang paling baik untuk mencegah terjangkit penyakit DM sejak dini adalah dengan mengubah pola hidup, dan membiasakah prilaku Pola Hidup Sehat (PHBS).

Menurut dr. Imam, pola hidup sehat itu dapat dimulai dilakukan dari hal-hal yang ringan, seperti, membiasakah hidup sehat dengan cara mengatur pola Makanan, berhenti Merokok serta menyeimbangkan kadar Gula Darah dengan cara diet serta cara memasak yang sehat.

“Untuk mengurangi asupan kalori bisa diawali dengan cara mengurangi porsi makan dan frekwensi makan, batasi makan makanan yang kaya karbohidrat, pilih karbohidrat komplek bukan karbohidrat sederhana, serta perbanyak makan makanan yang kaya serat,” tuturnya.

Selain itu, dr. Iman juga menyarankan, agar membatasi konsumsi lemak dengan cara memilih dan mengosumsi makanan yang rendah kadar lemak. Seperti, Ikan dan Daging yang tak berlemak, ayam tanpa kulit, serta memasak makanan dengan cara direbus atau dipanggang dan tidak  digoreng.

BACA JUGA:  Pemerintah Aceh Apresiasi Dukungan MES bagi Suksesnya Gelaran PON XXI

“Kepada ibu-ibu yang suka buat kue atau cake, saran saya gunakan margarine sebagai pengganti mentega, jika mengosumsi susu pilihlah susu low fat atau lebih baik susu nan non-fat atau susu skim. Hindari juga makanan yang kaya lemak seperti daging berlemak pada sate, sop buntut, dan sejenisnya,” ujarnya.

Tak hanya itu, dr Iman Nurrahman, juga mengatakan, selain mengatur pola makan, hal lain yang harus dilakukan untuk mencegah terjangkit DM adalah dengan cara melakukan aktifitas berolahraga selama minimal 30 menit setiap hari.

Olahraga yang dimaksud, kata dr. Imam, olahrga  yang ringan-ringan seperti jalan kaki di pagi hari, jogging atau marathon.

Ia menjelaskan, olahraga yang teratur akan membantu menurunkan kadar gula darah. Tapi, agar tidak terjadi hipoglikemia (kadar glukosa turun terlalu rendah) pada saat atau setelah berolahraga, maka dianjurkan untuk makan dulu 1 hingga 2 jam sebelum melakukan olahraga.

“Tapi untuk mereka yang kadar gula darahnya lebih 250 mg/dL tidak dianjurkan olahraga karena ada bahaya dehidrasi dan denyut jantungnya terlalu cepat. Begitu juga untuk mereka yang kadar gula darahnya kurang dari 100 mg/dL ini ada bahanya hipoglikemia,” tambahnya.

BACA JUGA:  Menpan RB Meninggal Dunia, Gubernur Aceh Sampaikan Duka Cita

Tips lain yang bisa dilakukan untuk mencegah penyakit DM menurut

dr. Iman Nurrahman juga membagikan tips lain adalah menjaga berat badan ideal. Jika mengalami kegemukan atau obesitas maka diperlukan usaha untuk menurunkan berat badan hingga mencapai berat badan ideal. Turunkan berat badan agar tercapai rentang yang sehat. Berat badan yang berlebihan dengan timbunan lemak akan menyebabkan insulin tidak mampu bekerja efektif.

“Kami mengimbau kepada masyarakat agar memeriksa gula darah secara berkala, deteksi dini penyakit DM melalui pemeriksaan gula darah dapat dilakukan di Puskesmas, klinik, rumah sakit atau tempat layanan kesehatan lainnya. Pemeriksaan setidaknya dilakukan enam bulan sekali agar dapat mengenali secara dini penyakit DM,” pungkasnya.

Penulis

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *