Jakarta – Ketua Pimpinan Pusat Angkatan Muda Partai Golkar (PP AMPG) sekaligus Wakil Ketua Umum AMPI, Steven Izaac Risakotta, mendukung langkah Menteri UMKM Maman Abdurrahman yang mendorong pelaku usaha mikro dan kecil mempertimbangkan sistem waralaba sebagai strategi percepatan naik kelas. Pernyataan ini disampaikan pada 17 November 2025.
Maman sebelumnya menegaskan bahwa model waralaba dapat menjadi pintu ekspansi bagi UMKM yang sudah memiliki produk unggulan dan manajemen dasar memadai. Ia mengingatkan bahwa modal dan fondasi usaha tetap harus kuat agar ekspansi tidak berubah menjadi beban.
Steven melihat kebijakan tersebut sebagai bentuk keberpihakan pemerintah pada penguatan ekonomi rakyat. Menurutnya, ketika usaha mikro memiliki produk yang layak bersaing, masuk ke waralaba bukan sekadar urusan memakai merek besar. Ini tentang membuka jalan agar UMKM bisa bertarung di pasar yang lebih luas, bukan terus terjebak di skala kecil.
Ia menegaskan bahwa efektivitas sistem waralaba tetap bergantung pada dukungan yang diberikan negara: pelatihan manajemen, akses pembiayaan, hingga fasilitasi kemitraan.
UMKM tidak bisa didorong masuk ke waralaba tanpa memastikan kesiapan standar mutu, pemasaran, dan operasional.
Steven menutup pernyataannya dengan menegaskan bahwa akses UMKM ke waralaba, jika disertai pendampingan yang serius, akan meningkatkan bukan hanya jumlah wirausaha, tetapi juga kualitas pelakunya. Dampaknya akan langsung terasa pada penguatan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat.













