BREBES – Konflik internal di SMP Negeri 1 Bumiayu kembali memanas ke ruang publik, deretan spanduk bernada kecaman, sindiran keras, hingga tuntutan pembubaran komite sekolah memenuhi pagar lantai atas gedung sekolah.
Spanduk yang terpampang mengatasnamakan alumni dari berbagai angkatan itu, menyuarakan pesan, Selamatkan SMP Negeri 1 Bumiayu. Spanduk-spanduk itu memuat kalimat yang cukup pedas, mulai dari, Turunkan Komite Yang Tak Layak Lagi, Komite Harus Bertanggungjawab Atas Hancurnya SMPN 1 Bumiayu Akibat Penghianatan “Singkirkan Komite Sekolah!”, hingga tulisan paling pedas, “Komite Pengkhianat Wali Murid!”
Salah satu guru yang enggan disebutkan namanya, mengaku kaget. Pasalnya ketika datang ke sekolah sudah terpasang spanduk-spanduk dan tidak mengetahui siapa yang memasang itu,” ujarnya.
Kehadiran alumni dan para orang tua wali murid di sekolah tersebut menunjukkan bahwa SMP Negeri 1 Bumiayu tidak sedang baik-baik saja.
Amar Khumaedi (60) dan Hani (60) keduanya merupakan alumni SMP Negeri 1 Bumiayu tahun angkatan 81 ketika dijumpai awak media hariandaerah.com mengatakan, keprihatinannya terhadap kondisi SMP Negeri 1 Bumiayu saat ini.
Sebagai almamater iya tergerak dan mengecam komite yang di anggap gagal membawa visi dan misi sekolah dan minta supaya mundur dan menolak dengan tegas, kembalinya Ina Purnamasari sebagai Plt Kepala SMPN 1 Bumiayu,” Tandasnya.

Sementara itu Ketua Umum lintas Alumni SMP Negeri 1 Bumiayu Fathkurohman Wahid (Omang) dalam keterangan persnya menegaskan, bahwa komite sekolah saat ini sudah melebihi batas kewenangannya, karena telah membuat surat dan mengusulkan beberapa guru supaya di mutasi, sehingga menimbulkan kegaduhan dan tidak berpihak kepada kepentingan wali murid.
Kami menyatakan sikap. Komite sekolah saat ini supaya di bubarkan saja dari pada memberikan dampak yang kurang baik terhadap sekolah.
Dengan kondisi tersebut Publik semakin yakin bahwa aksi ini merupakan gelombang protes besar dari para alumni dan wali murid. Kemarahan para alumni tersebut dipicu dari peristiwa sebelumnya.
Pada Jumat pekan lalu para siswa-siswi SMPN 1 Bumiayu melakukan aksi penolakan terhadap Plt Kepala Sekolah, Ina Purnamasari dan aksi penyegelan ruang kepala sekolah.
Setelah itu muncul rumor adanya usulan mutasi sejumlah guru yang di tuding ikut memprovokasi penolakan. Dan usulan tersebut diduga di lakukan oleh komite sekolah dan memicu reaksi keras para wali murid dan alumni.
Sejumlah wali murid dan alumni hadir di SMP Negeri 1 Bumiayu karena mendapat undangan guna mengikuti audiensi dengan Komisi IV DPRD Brebes, yang turun langsung guna melakukan monitoring dan klarifikasi atas kekisruhan yang melanda sekolahan tersebut.














