BREBES – Seorang pria bernama Ade Slamet Heriyanto (28 tahun) mengalami kecelakaan setelah terserempet kereta api Taksaka jurusan Gambir-Yogyakarta pada hari Minggu dini hari 15/03/2026. Tepatnya sekitar pukul 00.30 WIB. Kejadian terjadi di rel kereta api ruas KM 266-89 Jalur III, Desa Dukuh Tengah RT 03 RW 01, Kecamatan Ketanggung, Kabupaten Brebes.
Kecelakaan ini pertama kali dilaporkan oleh masinis kereta Taksaka bernama Raga Cendana (63232), yang segera memberitahukan adanya orang yang terserempet di rel.
Menanggapi laporan tersebut, petugas kereta api Chabib Mustofa Isma (40 tahun) dan satpam kereta api Farid Nur Hasil (31 tahun) langsung bergegas menuju TKP (Tempat Kejadian Perkara), bersama dengan anggota Koramil 15/Ketanggungan dan petugas Polsek Ketanggung yang tengah melakukan patroli pos pam di Stasiun Ketanggung.
Setibanya di lokasi, tim menemukan korban tergeletak di area kebun dekat Stasiun Ketanggung dan dinyatakan masih memiliki tanda-tanda hidup. “Kami menemukan korban dalam kondisi masih sadar meskipun mengalami luka-luka. Kami langsung melakukan langkah-langkah pertama untuk memberikan pertolongan sementara sebelum dievakuasi,” ujar Chabib Mustofa, salah satu saksi yang pertama kali tiba di lokasi.
Berdasarkan informasi dari masinis dan hasil pemeriksaan awal di lokasi, korban diduga sedang berjalan dari arah barat menuju timur melalui perlintasan kereta api. Dalam perjalanannya, Ade Slamet Heriyanto tidak memperhatikan adanya kereta api yang sedang melintas dengan kecepatan tinggi, sehingga mengakibatkan benturan yang menyebabkan dirinya terserempet.
Identitas korban tercatat jelas: lahir di Brebes pada 22 Oktober 1997, bertempat tinggal di Karang Malang RT 002 RW 004, dan beragama Islam. Sementara itu, kedua saksi yang melihat kejadian tersebut, memiliki alamat masing-masing – Chabib Mustofa berdomisili di Sonosari RT 050 RW 009, Pakisaji, Malang, Jawa Timur, sedangkan Farid Nur Hasil tinggal di Perum Widuri Asri Blok C4 RT 003 RW 006, Widuri, Pemalang.
Setelah menemukan korban, Babinsa Koramil 15/Ketanggung Serka Basirun dan Serda Papik segera berkoordinasi dengan pihak Polsek Ketanggungan yang diwakili oleh Aiptu Ganes dan Bripka Bagus. Dengan bantuan dari beberapa warga sekitar yang kebetulan berada di lokasi, korban berhasil dievakuasi menggunakan kendaraan ambulans menuju RSUD IR Sukarno Ketanggungan untuk mendapatkan penanganan medis lebih lanjut.
“Kami sangat bersyukur korban masih bisa diselamatkan. Proses evakuasi berjalan lancar berkat kerja sama yang baik antara petugas, aparatur keamanan, dan masyarakat,” ucap Aiptu Ganes dari Polsek Ketanggung saat dikonfirmasi usai kejadian.
Sampai laporan ini dibuat, kondisi korban masih dalam pengawasan medis di ruang gawat darurat RSUD IR Sukarno Ketanggungan. Pihak kepolisian juga akan melakukan pemeriksaan lebih lanjut untuk memastikan tidak ada faktor lain yang menyebabkan kecelakaan tersebut, serta memberikan edukasi kepada masyarakat sekitar mengenai pentingnya kehati-hatian saat berada di sekitar rel kereta api.














