LHOKSEUMAWE — Musyawarah Besar (Mubes) Alumni menjadi momentum penting bagi keluarga besar alumni kampus yang kini bernama UIN Sultanah Nahrasiyah Lhokseumawe. Kegiatan ini dilaksanakan setelah terbitnya Peraturan Presiden yang menetapkan perubahan status kampus dari IAIN Lhokseumawe menjadi universitas negeri Islam.(8/3/26)
Melalui Mubes Alumni ini diharapkan dapat mempererat silaturahmi antar alumni lintas generasi, mulai dari alumni masa IAI Lhokseumawe, STAI Lhokseumawe, STAIN Lhokseumawe, IAIN Lhokseumawe hingga alumni UIN Sultanah Nahrasiyah Lhokseumawe saat ini.
Selain memperkuat hubungan antar alumni, Mubes ini juga diharapkan dapat melahirkan kepengurusan alumni yang solid dan mampu menjadi mitra strategis kampus. Kehadiran organisasi alumni diharapkan dapat memberikan berbagai masukan yang konstruktif bagi pengembangan kampus UIN Sultanah Nahrasiyah Lhokseumawe di masa mendatang.
Forum alumni juga diharapkan menjadi wadah berbagi informasi, pengalaman, serta peluang bagi para lulusan dalam menghadapi dinamika dan tantangan dunia kerja di masa depan.
Wakil Rektor III Bidang Kemahasiswaan dan Alumni Darmadi menyampaikan bahwa pihak kampus sangat mengharapkan partisipasi aktif para alumni agar kegiatan ini berjalan sukses.
“Mubes alumni ini menjadi momentum untuk memperkuat kebersamaan dan kontribusi alumni bagi kemajuan kampus. Kami berharap seluruh alumni dapat hadir dan berpartisipasi dalam kegiatan ini,” ujar Dr. Darmadi, M.Si.
Mubes Alumni dijadwalkan berlangsung pada 9 Maret 2026 pukul 14.00 WIB hingga selesai, bertempat di Aula Biro Rektorat Kampus UIN Sultanah Nahrasiyah Lhokseumawe.
Pihak kampus berharap melalui kegiatan ini akan lahir gagasan, sinergi, serta komitmen bersama dari para alumni untuk mendukung kemajuan universitas serta memperkuat peran alumni di tengah masyarakat.








