BREBES – Bupati Brebes Paramitha Widya Kusuma, SE, MM meninjau langsung kondisi jalan dan jembatan yang terputus akibat banjir di Desa Buara, Kecamatan Ketanggungan, pada Sabtu (28/3/2026).
Kunjungan ini merupakan langkah cepat pemerintah daerah untuk mempercepat penanganan kerusakan infrastruktur yang terjadi akibat hujan deras pada Rabu malam (25/3) lalu. Di lokasi, Bupati melihat secara langsung kondisi jalan dan jembatan penghubung antarwilayah yang rusak parah hingga tidak bisa dilalui.
Bupati langsung menginstruksikan dinas terkait untuk melakukan penanganan darurat, termasuk pemasangan jembatan sementara dan perbaikan akses jalan yang terdampak. Koordinasi juga telah dilakukan dengan Kementerian Pekerjaan Umum guna mempercepat proses rehabilitasi dan rekonstruksi jangka panjang.
“Pemerintah daerah akan segera mengambil langkah percepatan perbaikan agar aktivitas masyarakat dapat kembali normal secepat mungkin,” tegas Bupati yang akrab disapa Mitha ini.
Kepala Desa Buara, Dadang Prayitno, menyampaikan apresiasi tinggi atas respons cepat yang dilakukan Pemkab Brebes. Menurutnya, langkah ini sangat membantu warga dalam memulihkan aktivitas sehari-hari dan kelancaran distribusi kebutuhan pokok.
“Kami atas nama pemerintah desa dan seluruh masyarakat mengucapkan terima kasih setinggi-tingginya. Respons yang sigap ini sangat berarti bagi kami,” ujar Dadang.
Ia juga berharap perbaikan dapat segera diselesaikan agar akses kembali normal sepenuhnya. “Kami siap mendukung dan berkolaborasi dengan pemerintah daerah dalam proses penanganan lanjutan demi kepentingan bersama,” tambahnya.
Selain meninjau kondisi fisik, Bupati juga berdialog langsung dengan warga untuk mendengar kebutuhan mendesak pasca-banjir, mulai dari bantuan logistik, perbaikan fasilitas umum, hingga dukungan bagi keluarga terdampak.
Diharapkan dengan langkah cepat ini, aktivitas masyarakat di Desa Buara dan sekitarnya dapat segera pulih, serta risiko dampak lanjutan akibat terputusnya akses dapat diminimalisir.
Turut mendampingi dalam peninjauan tersebut jajaran Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait dan Perangkat Desa setempat.














