Iklan Diskopukm Aceh
Iklan Diskopukm Aceh

Bupati Paramitha Widya Kusuma Resmi Buka: Sekolah Rakyat Terintegrasi 1 Brebes Harapan Baru Putra-Putri Daerah

MPLS dan Pemeriksaan Kesehatan Gratis Jadi Langkah Awal Perjalanan Pendidikan

IMG 20260715 WA0000
Suasana pembukaan MPLS dan pemeriksaan kesehatan gratis di Sekolah Rakyat Terintegrasi 1 Kabupaten Brebes, Rabu (15/7/2026). Hadir dalam kesempatan ini perwakilan Kementerian Sosial beserta Bupati Brebes Paramitha Widya Kusuma. (Foto dok hariandaerah.com/Putra Zambase)

BREBES – Suasana penuh harapan menyelimuti Sekolah Rakyat Terintegrasi (SRT) 1 Kabupaten Brebes, Rabu (15/7/2026). Hari ini menjadi momen bersejarah dengan dibukanya secara resmi Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) serta pemeriksaan kesehatan gratis bagi siswa baru Tahun Ajaran 2026/2027.

Kegiatan ini dihadiri langsung oleh perwakilan Kementerian Sosial RI Siti Indriasri Oktaviana, Bupati Brebes Paramitha Widya Kusuma, Asisten I Pemkab Brebes Subandi, sejumlah Kepala Organisasi Perangkat Daerah, seluruh Camat dan Lurah se-Kabupaten Brebes, para pendamping Program Keluarga Harapan, kepala sekolah, tenaga pendidik, orang tua, serta para siswa terpilih yang telah hadir penuh semangat.

Mewakili Kementerian Sosial RI, Siti Indriasri Oktaviana menyampaikan bahwa kehadiran SRT 1 Brebes adalah bukti nyata komitmen negara menghadirkan pendidikan berkualitas bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu. Program ini juga menjadi upaya strategis untuk memutus rantai kemiskinan dari jalur pendidikan.

“Terima kasih dan penghargaan setinggi-tingginya kami sampaikan kepada Ibu Bupati beserta seluruh jajaran yang telah memberikan dukungan penuh. Keberhasilan Sekolah Rakyat tidak terlepas dari kerja sama yang kokoh antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, masyarakat, dan semua pemangku kepentingan,” ujarnya.

Sekolah Rakyat dengan semangat Cerdas Bersama, Tumbuh Bersama ini bukan sekadar tempat belajar semata, melainkan rumah kedua yang mengintegrasikan pendidikan formal, pembinaan karakter, pelayanan sosial, hingga pengembangan potensi diri.

“Program ini hadir agar setiap anak memiliki kesempatan yang sama meraih masa depan yang lebih baik. Sekolah Rakyat adalah sekolah, adalah rumah, dan adalah masa depan bagi anak-anak yang selama ini mungkin merasa belum terjangkau layanan pendidikan terbaik,” tegasnya.

Siti menjelaskan bahwa pembukaan dilakukan secara bertahap dalam empat gelombang di seluruh Indonesia. Hal ini bukan karena ketidaksiapan, melainkan bentuk tanggung jawab agar seluruh fasilitas — mulai dari asrama, air bersih, listrik, sanitasi, hingga sarana penunjang lainnya — benar-benar siap pakai dengan standar keamanan dan kenyamanan yang terbaik. Khusus untuk SRT 1 Brebes, pembangunan oleh Kementerian PUPR kini telah mencapai 83,27 persen dan dipastikan selesai sempurna sebelum digunakan sepenuhnya.

BACA JUGA:  Gerakan Warga Membuka Mata: BBWS Cimancis Akhirnya Turun Meninjau, Disertai Catatan Keras dari KPS Masjaka

Selama tiga bulan ke depan, siswa akan mengikuti tahapan persiapan yang meliputi MPLS, matrikulasi, penilaian bakat dan minat, serta pembentukan karakter secara menyeluruh. Pembelajaran rutin dan kehidupan di asrama baru akan dimulai secara penuh pada tanggal 21 hingga 31 Juli mendatang.

Kepada para siswa, ia berpesan: “Kalian adalah generasi terpilih. Jadikan kesempatan ini sebagai pintu untuk mengembangkan ilmu, membangun karakter yang kuat, serta tumbuh menjadi pribadi yang mandiri, berakhlak mulia, dan bermanfaat bagi keluarga, masyarakat, bangsa, serta negara kelak.”

Ia juga meyakinkan para orang tua bahwa sekolah ini dikelola dengan prinsip ramah anak, bebas dari segala bentuk kekerasan, serta didukung tenaga pendidik dan pengasuh yang profesional. Materi pembelajaran pun dirancang tidak hanya fokus pada ilmu pengetahuan, tetapi juga mencakup kesehatan, literasi digital, kepemimpinan, cinta tanah air, hingga pencegahan perundungan dan penyalahgunaan narkoba.

Sementara itu dalam sambutannya, Bupati Brebes Paramitha Widya Kusuma menyambut baik dan sangat mengapresiasi berdirinya Sekolah Rakyat di wilayahnya. Menurutnya, kehadiran tempat ini adalah sebuah ruang harapan besar bagi anak-anak Brebes.

“Kita berkumpul hari ini dengan tujuan sederhana namun sangat mulia: memastikan anak-anak kita memulai perjalanan pendidikan dengan kondisi sehat, siap, dan aman. Melalui pemeriksaan kesehatan gratis ini, kita ingin memantau kondisi tumbuh kembang mereka sejak hari pertama agar tidak ada satu pun yang terlewatkan,” ujar Paramitha.

BACA JUGA:  Bupati Paramitha Bagikan Bantuan CSR bagi 250 Ibu Hamil di RSUD Ir. Soekarno Ketanggungan

Bupati pun menitipkan pesan khusus kepada seluruh penyelenggara, kepala sekolah, dan para guru.
“Saya titipkan anak-anak ini kepada Bapak Ibu sekalian. Jagalah mereka sebaik menjaga anak sendiri. Dampingi dengan ketegasan yang mendidik namun tetap dibalut kelembutan hati. Bentuklah karakter mereka menjadi pribadi yang kuat, disiplin, berani menghadapi tantangan hidup, namun tetap memiliki hati yang lembut dan penuh kasih sayang,” pesannya.

Kepada para siswa, ia berharap kesempatan berharga ini benar-benar dimanfaatkan sebaik-baiknya. “Belajarlah dengan sungguh-sungguh, hormati semua yang membimbing kalian. Selesaikan pendidikan ini dengan hasil terbaik, lanjutkan ke jenjang yang lebih tinggi, dan buktikan bahwa kalian mampu mengubah masa depan serta mengangkat derajat keluarga kalian,” tambahnya dengan nada haru.

Paramitha juga menyampaikan pengertiannya kepada para orang tua yang tentu saja mencampurkan rasa bangga dan rasa khawatir saat menitipkan anaknya. Oleh karena itu, ia menjamin bahwa segala aspek mulai dari fasilitas, keamanan, kesehatan, hingga kesejahteraan anak-anak akan menjadi perhatian bersama antara pemerintah daerah dan pusat.

“Program besar ini tidak akan berjalan sendirian. Saya minta seluruh perangkat daerah untuk terus bersinergi, mulai dari aspek kesehatan, pendidikan, hingga kesiapan lingkungan pendukung lainnya. Mari kita wujudkan bersama generasi emas yang cerdas, berkarakter, dan membawa nama baik Kabupaten Brebes ke tingkat yang lebih gemilang,” pungkas Bupati Paramitha Widya Kusuma.

 

 

Penulis

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *