Iklan Diskopukm Aceh
Iklan Diskopukm Aceh

Dampingi Bupati, Wakil Ketua DPRD Brebes Perkenalkan Melon Golden Hami: Peluang Baru Ekonomi Warga

IMG 20260530 WA0001
Bupati Brebes Paramitha Widya Kusuma saat meninjau perkebunan buah melon jenis Golden Hami , milik Wakil Ketua DPRD Brebes, Heru Irwanto.(Foto dok hariandaerah.com/Putra Zambase)

BREBES – Siapa bilang buah-buahan berkualitas tinggi atau komoditas premium hanya bisa tumbuh dan dibudidayakan di daerah-daerah tertentu saja? Di kawasan perbukitan Kecamatan Salem, Kabupaten Brebes, anggapan tersebut terbukti tidak lagi berlaku. Pasalnya, di wilayah tersebut kini buah melon jenis Golden Hami yang memiliki nilai jual tinggi, berhasil dibudidayakan dan tumbuh subur berbuah lebat di dalam bangunan rumah kaca (greenhouse).

Kabar menggembirakan ini disaksikan langsung oleh Bupati Brebes, Hj. Paramitha Widya Kusuma, saat melakukan peninjauan sekaligus panen perdana di lokasi pada Rabu (27/5/2026). Dalam kunjungan tersebut, Bupati Paramitha didampingi oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Brebes, Tahroni, Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Brebes, Ahmad Saeful Ansori, Wakil Ketua DPRD Kabupaten Brebes, Heru Irwanto, serta Kepala Puskesmas Jatirokeh, Cipto Sudrajat.

Turun langsung ke lahan pertanian, Bupati Paramitha tak hanya melihat dari kejauhan, namun juga turut memetik buah melon tersebut dan mencicipi langsung rasanya. Buah yang memiliki tampilan fisik menarik dan elegan itu ternyata menyimpan rasa manis yang istimewa, setara dengan kualitas buah impor atau buah dari daerah penghasil lain yang sudah lebih dulu terkenal.

“Saya melihat langsung, melon jenis Golden Hami ini tumbuh subur di Salem. Saya petik dan cicipi sendiri, rasanya manis, bentuknya cantik, dan nilai jualnya tinggi. Ternyata kuncinya bukan keajaiban, bukan juga tanah khusus, melainkan ketelatenan. Sekitar 70 hari dari tanam sampai panen, semuanya dirawat dengan teliti dan penuh kesabaran,” ungkap Bupati Paramitha usai meninjau lokasi.

BACA JUGA:  PJ Gubernur Aceh Apresiasi Maskapai Garuda Indonesia untuk Penerbangan Ibadah Umrah Langsung

Dalam perbincangan akrabnya di lahan budidaya yang diketahui merupakan milik Wakil Ketua DPRD Brebes, Heru Irwanto, Bupati Paramitha menggali informasi mendalam mengenai teknis pembudidayaan. Mulai dari masa tanam, perawatan, hingga rincian hitungan usaha yang dikeluarkan. Pihak pengelola menjelaskan bahwa untuk jenis melon Golden Hami, waktu yang dibutuhkan sejak penanaman bibit hingga siap panen adalah sekitar 70 hari atau kurang lebih dua setengah bulan.

Tak hanya soal masa tanam, yang menjadi sorotan menarik adalah nilai ekonomi di balik budidaya buah premium ini. Menurut keterangan pengelola, biaya atau modal yang dibutuhkan untuk merawat satu batang pohon melon hingga siap dipanen berkisar di angka Rp15.000. Sementara itu, di pasar, melon jenis ini memiliki harga jual yang sangat menjanjikan, yakni mencapai Rp35.000 per kilogramnya. Angka ini tentu menjadi peluang keuntungan yang sangat besar dan menggiurkan bagi para petani jika dikelola dengan baik.

Mendengar rincian angka tersebut, Bupati Paramitha menyambut baik dan memberikan apresiasi tinggi atas inovasi di Salem. Ia menegaskan, keberhasilan ini adalah bukti nyata bahwa Brebes memiliki potensi luar biasa untuk bergerak maju dan berinovasi, tidak hanya bergantung pada satu komoditas unggulan saja.

“Saya nggak akan bilang ini gampang. Memulai sesuatu yang baru tetap butuh modal dan kemauan yang kuat, serta niat untuk telaten. Tapi lihatlah, peluangnya nyata ada di depan mata. Pintunya bisa dibuka dari langkah kecil dulu, bahkan bisa dimulai dari pekarangan belakang rumah sekalipun,” ujar Paramitha dengan penuh semangat.

BACA JUGA:  PLN Indonesia Power UBP Lontar Sabet 6 Penghargaan ENSIA Awards 2025

Lebih jauh ia menegaskan, pemerintah daerah berkomitmen penuh mendukung setiap warga yang berani berinovasi dan berusaha meningkatkan taraf hidupnya. Keberhasilan budidaya di Salem ini menjadi bukti bahwa Brebes tidak boleh berhenti dan terpaku hanya pada identitas sebagai penghasil bawang merah semata. Potensi pertanian Brebes sangat luas dan bisa dikembangkan ke arah yang memiliki nilai ekonomi jauh lebih tinggi.

“Yang penting bagi saya: warga yang berani melangkah, berani mencoba hal baru, tidak akan saya biarkan jalan sendirian. Pemerintah akan selalu ada untuk mendampingi dan mendukung. Brebes nggak harus berhenti di bawang merah. Ayo kita buktikan bareng-bareng, petani kita bisa naik kelas, kualitas hasil bumi kita setara produk daerah lain, dan kesejahteraan petani Brebes semakin meningkat,” tegas Bupati Paramitha Widya Kusuma.

Kehadiran melon Golden Hami di Salem ini diharapkan menjadi pemantik semangat bagi kecamatan-kecamatan lain di Brebes untuk mulai beralih atau mengembangkan komoditas bernilai jual tinggi. Langkah ini diharapkan membuat sektor pertanian di Kabupaten Brebes semakin berwarna, maju, dan membawa kesejahteraan yang lebih luas bagi masyarakat.

Penulis

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *