Iklan Diskopukm Aceh
Iklan Diskopukm Aceh

Musim Pancaroba Bawa Lonjakan Pasien, RS Bhakti Asih Buka 14 Tempat Tidur Tambahan Mulai Besok

IMG 20261006 210555
Perawat memeriksa infus pasien yang mendapat penanganan di ruang UGD RS Bhakti Asih Brebes. Foto: hariandaerah.com

BREBES — Pergeseran cuaca musim pancaroba mendorong jumlah pasien melonjak tajam, sehingga ketersediaan tempat tidur di sejumlah sarana kesehatan Kabupaten Brebes menjadi sangat terbatas. Menghadapi tekanan tersebut, Rumah Sakit Bhakti Asih segera memperluas ruang rawat inap guna mengatasi penumpukan yang sempat memaksa sejumlah pasien ditangani sementara di lorong Instalasi Gawat Darurat.

Selama beberapa pekan terakhir, arus pasien terus memadati IGD. Tingkat hunian tempat tidur bahkan menyentuh angka 100 persen. Meski dihadapkan pada situasi sulit, jajaran pimpinan rumah sakit menegaskan tak akan menolak siapa pun yang memerlukan pertolongan medis.

Kondisi ketersediaan kamar yang menipis akibat tingginya kasus penyakit khas pergantian musim dikonfirmasi langsung oleh Direktur Utama RS Bhakti Asih Brebes, dr. Gita Ika Irsatika, M.M., melalui pernyataan Humas rumah sakit, Kresna Adhi Wibowo.

BACA JUGA:  Ungkap Peredaran Narkotika di Bumiayu, Satresnarkoba Polres Brebes Amankan Dua Tersangka Beserta Barang Bukti

“Benar, terjadi kenaikan jumlah pasien yang cukup besar. Namun kami sudah menyiapkan ruang rawat tambahan di lantai lima. Syukurlah, hari ini persetujuan dari BPJS sudah keluar. Mulai besok, ruang tersebut sudah dapat beroperasi,” jelas Kresna saat ditemui awak media, Selasa (6/10/2026).

Ruang tambahan ini ditujukan khusus untuk pasien Kelas 3 dengan kapasitas 14 tempat tidur. Sejalan dengan penambahan fasilitas, rumah sakit juga segera memanggil kembali tenaga perawat guna menjamin kualitas pelayanan tetap prima.

“Prinsip kami: keselamatan pasien adalah prioritas utama. Kami tidak akan membiarkan ada pasien yang ditolak,” tegasnya.

BACA JUGA:  Moh Idi Fitriadi Terpilih Jadi Kepala Desa Sisalam Brebes, Berjanji Bawa Perubahan Positif

Dari pantauan di lokasi, beberapa pasien sempat menerima pertolongan pertama di area koridor IGD sambil menunggu kamar tersedia. Rumah sakit juga menempatkan tim tambahan untuk mempercepat penyaringan tingkat kegawatan setiap orang yang datang.

Di akhir pernyataan, pihak manajemen mengajak warga untuk lebih waspada menghadapi cuaca yang tak menentu. Masyarakat diimbau menjaga daya tahan tubuh, membersihkan lingkungan dari sarang nyamuk, dan segera berobat ke fasilitas kesehatan terdekat jika sakit tak kunjung membaik dalam dua hari.

 

Penulis

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *