Iklan Diskopukm Aceh
Iklan Diskopukm Aceh

Buka Puasa Bersama Wartawan Simelue, Bupati Monas: Kritik Adalah Vitamin bagi Pemerintah

IMG 20260316 225842 295 copy 1080x720 1
Bupati Simeulue, Mohammad Nasrun Mikaris (Monas) menggelar buka puasa bersama dengan para wartawan di Caffe Mentari, Desa Amiria Bahagia, Kecamatan Simeulue Timur, Senin (16/03/2026). Foto: kolase/hariandaerah.com

SIMEULUE – Bupati Simeulue, Mohammad Nasrun Mikaris (Monas) menggelar buka puasa bersama dengan para wartawan di Caffe Mentari, Desa Amiria Bahagia, Kecamatan Simeulue Timur, Senin (16/03/2026). Kegiatan tersebut berlangsung dalam suasana hangat dan penuh keakraban sebagai upaya mempererat hubungan antara pemerintah daerah dan insan pers.

Dalam kesempatan itu, Bupati Monas menekankan pentingnya peran media dalam menyajikan pemberitaan yang berimbang, objektif, serta memberikan manfaat bagi masyarakat.

Menurutnya, media tidak hanya berfungsi sebagai penyampai informasi, tetapi juga memiliki peran penting dalam melakukan kontrol sosial melalui investigasi terhadap berbagai isu yang berpotensi merugikan masyarakat.

“Penting bagi media untuk menyampaikan pemberitaan yang berimbang dan bermanfaat bagi masyarakat. Jika ada isu yang merugikan masyarakat, media juga harus berani melakukan investigasi,” ujar Monas.

Ia mengingatkan agar pemberitaan yang disajikan tidak justru membuat masyarakat menjadi bingung atau terombang-ambing akibat informasi yang tidak jelas.

“Apalah arti tujuan pemberitaan kalau kemudian justru akan membuat masyarakat terombang-ambing dengan pemberitaan itu,” katanya.

BACA JUGA:  Dilantik Jadi Bupati dan Wakil Bupati Simeulue, Monas-Nusar: Demi Allah Saya Bersumpah

Dalam dialog santai tersebut, Bupati Monas juga menegaskan, kritik dari media merupakan hal yang penting bagi pemerintah. Ia bahkan menyebut kritik sebagai “vitamin” yang dapat mendorong pemerintah untuk terus melakukan perbaikan.

“Kritik dari media itu penting, saya anggap sebagai vitamin bagi pemerintah. Saya kira selama ini pemberitaan dari teman-teman media sudah sangat relevan,” ungkapnya.

Meski demikian, ia meminta agar masyarakat dan media memberikan waktu kepada dirinya untuk bekerja secara bertahap dalam membangun Kabupaten Simeulue.

“Kita tidak perlu dulu bercerita apa capaian selama setahun. Biarkan saya bekerja. Beri saya waktu, semuanya kita lakukan secara bertahap,” ucapnya.

Bupati Monas menegaskan, pemerintah daerah dan media memiliki semangat yang sama, yakni mendorong kemajuan Kabupaten Simeulue.

“Semangat kita sama. Tujuan besarnya adalah bagaimana supaya Simeulue bisa kita kembangkan dan terus berkembang,” tambahnya.

Dalam kesempatan itu, Bupati Monas juga menyinggung persoalan belum dibayarkannya anggaran Siltap (Penghasilan Tetap) aparat desa. Menurutnya, keterlambatan tersebut terjadi karena sejumlah persoalan administrasi, termasuk dokumen yang belum lengkap dari sebagian kepala desa. Meski demikian, ia memastikan pemerintah daerah tengah berupaya menyelesaikan persoalan tersebut.

BACA JUGA:  Pencairan ADD Tahap 2 Aceh Tamiang Capai 66 Persen

Selain itu, Nasrun juga menyoroti percepatan pembangunan Jembatan Lala Bahagia yang menghubungkan Kecamatan Salang dan Kecamatan Alafan. Ia berharap dukungan dari media untuk membantu menyampaikan informasi pembangunan tersebut kepada masyarakat.

“Kami berharap rekan-rekan media juga bisa membantu melalui pemberitaan, sehingga masyarakat mengetahui berbagai upaya pembangunan yang sedang dilakukan,” harapnya.

Menutup pertemuan tersebut, Ia menyampaikan apresiasi kepada para wartawan yang hadir dan berharap hubungan baik antara pemerintah daerah dan media terus terjalin.

“Terima kasih kepada teman-teman media yang hadir. Semoga hubungan baik ini terus terjaga. Salam juga untuk keluarga rekan-rekan semua,” pungkasnya. (Q)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *