Iklan Diskopukm Aceh
Iklan Diskopukm Aceh

Kerja Nyata dari Kader Prabowo, Bupati Solok Jon Pandu Bersama Andre Rosiade Temui Dirut Telkomsel

WhatsApp Image 2025 09 03 at 08.51.17
Bupati Solok Bersama Andre Rosiade Temui Dirut Telkomsel. (Foto: Ist).

JAKARTA – Wakil Ketua Komisi VI DPR RI dari Fraksi Gerindra Andre Rosiade kembali memfasilitasi Bupati Solok Jon Firman Pandu bertemu Dirut Telkomsel Nugroho. Kedatangan Andre bersama Jon untuk mengusulkan tambahan pembangunan 6 tower BTS Telkomsel di Kabupaten Solok.

“Dari 6 usulan itu, 6 nya sudah terbangun. 5 sudah operasi, satu lagi dalam proses yang di Garabak Data, tapi tower-nya sudah ready. Insyaallah butuh satu bulan lagi baru bisa operasi,” kata Andre Rosiade didampingi Jon Pandu saat bertemu Dirut Telkomsel, Selasa (2/9/2025).

Andre mengatakan, Bupati Solok kembali mengusulkan pembangunan BTS di 6 titik lainnya. Andre menekankan, sebagai anggota DPR RI dari Sumbar, dia berkomitmen membantu daerah-daerah dalam rangka percepatan pembangunan di Sumbar.

BACA JUGA:  Presiden Prabowo Resmikan BSI sebagai Bank Emas Syariah Pertama di Indonesia

“Hari ini Bupati Jon Firman Pandu menambahkan 6 titik lagi. Inilah komitmen dari kami anggota DPR RI Fraksi Partai Gerindra, partainya Presiden RI bapak Prabowo Subianto,” tegas Ketua DPD Gerindra Sumbar ini.

Sementara itu, Bupati Jon Firman menyampaikan apresiasi kepada Andre Rosiade dan Telkomsel yang sudah membantu masyarakat Kabupaten Solok terbebas dari blank spot.

“5 sudah operasi, yang satu lagi di Garabak Data, satu bulan lagi menunggu operasi. Hari ini kita tambah 6 lagi. Pak Dirut, terima kasih. Pak Andre terima kasih. Kami atas nama pemerintah daerah mengucapkan terima kasih dari seluruh masyarakat Solok. Dan mudah-mudahan yang kurang-kurang ini kita support lagi,” harapnya.

BACA JUGA:  DWP Aceh Gelar Seminar untuk Memperkuat Literasi dalam Keluarga

Dirut Telkomsel Nugroho menambahkan komitmennya untuk mendukung pembangunan di Kabupaten Solok agar daerah tersebut terbebas dari blank spot.

“Kita akan selalu kolaborasi untuk sama-sama membela kepentingan rakyat. 2025, Kabupaten Solok tidak boleh ada blank spot lagi,” ujar Nugroho.

Penulis

Editor: Herlin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *