KOTA LANGSA – Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirta Keumuneng membantu suplay air bersih ke Mesjid-Mesjid yang ada di Kota Langsa pasca banjir yang mengakibatkan aliran listrik juga mati, Minggu (14/12/2025).
Akibat matinya listrik sejak 6 hari lalu, otomatis membuat Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Air Minum ini juga berhenti operasi untuk produksi dan distribusi air bersih ke masyarakat, sehingga krisis air bersih terjadi di Kota Langsa.
Direktur PDAM Langsa, T. Faisal menyampaikan, bahwa sejak 5 hari lalu pihaknya sudah membantu beberapa Mesjid di Kota Langsa untuk dapatkan air demi masyarakat dapat beribadah dengan baik.
“Selama krisis air, kita berusaha suplay air ke mesjid agar jamaah dapat berwudhu, terutama Mesjid Raya Darullfalah Langsa,” ucap T Faisal saat ditemui di PDAM Langsa.
Lebih lanjut Faisal menjelaskan, bahwa ada juga beberapa mesjid lainnya yang sangat butuh air bersih, seperti Baroh Langsa Lama, Al-Muttaqin Seuriget, Tualang Teungoh, Gampong Daulat, Sukarejo, Cinta Raja dan lainnya lagi.
“Ini menjadi kewajiban kami dari Perumda air minum, PDAM Langsa untuk mengatasinya, walau harus beli ke Lengkong,” terang Faisal.
Ia menambahkan, apa yang dilakukan pihaknya sudah berlangsung dari 5 hari lalu sampai hari ini. Sedangkan jika listrik hidup maka distribusi air akan normal seperti biasa.
“Jika ada mesjid dari desa lainnya yang minta air bersih, kami akan berusaha untuk memenuhi kebutuhan fasilitas publik, terutama rumah ibadah untuk menyuplai air bersih keperluan wudhu,” ungkap T Faisal.














