Iklan Diskopukm Aceh
Iklan Diskopukm Aceh

PDIP Brebes Guncang, 3000 Simpatisan Siap Gabung Partai Golkar

WhatsApp Image 2026 01 16 at 13.42.34
Cibandono Andi Arifin, Wakil Ketua DPD Partai Golkar Kabupaten Brebes. (Foto: hariandaerah.com/Putra Zambase).

BREBES – Partai Golkar Kabupaten Brebes mengklaim bahwa sekitar 3.000 simpatisan PDIP Brebes siap bergabung dengan partai berlambang pohon beringin ini. Klaim ini muncul setelah penetapan Cahrudin sebagai Ketua DPC PDIP Brebes yang menimbulkan kontroversi di kalangan kader dan simpatisan partai banteng tersebut.

Banyak kader dan simpatisan PDIP Brebes yang kecewa dengan hasil Konferensi Cabang (Konfercab) PDIP Brebes yang dianggap tidak aspiratif dan cenderung dipaksakan oleh segelintir elite partai. Kekecewaan ini membuat sebagian dari mereka mempertimbangkan untuk meninggalkan partai dan mencari alternatif lain.

Pengurus Partai Golkar Brebes telah menyatakan kesiapannya untuk menerima simpatisan PDIP yang ingin bergabung. Mereka berharap agar para simpatisan PDIP yang kecewa dapat bergabung dengan Partai Golkar dan bersama-sama membangun Kabupaten Brebes yang lebih baik.

Indikasi adanya eksodus ini dibenarkan, oleh Cibandono Andi Arifin, Wakil Ketua DPD Partai Golkar Kabupaten Brebes. Kepada awak media Andi, demikian biasa disapa, mengatakan, sejak terjadi pro kontra di DPC PDIP Brebes, banyak simpatisan dan kader partai merah tersebut yang akan masuk Golkar.

“Memang banyak yang sudah menghubungi saya, mereka mengaku dari simpatisan PDIP. Mereka berniat masuk Partai Golkar,” ungkap Andi pada, Kamis (15/1/2026).

Diperkirakan, simpatisan yang akan pindah partai mencapai 3000 lebih. Mereka berasal dari berbagai daerah di Brebes.

“Kalau diperkirakan, mungkin sekitar 3000 an yang siap masuk Golkar,” terusnya.

Sebagai partai kader, Andi menyatakan akan menerima dengan tangan terbuka. Tidak hanya dari PDIP, tapi jika ada dari partai lain yang akan masuk Golkar pihaknya akan menerima.

Seperti diketahui, terpilihnya Cahrudin memang menuai pro dan kontra. Kader dan simpatisan ada yang menganggap terpilihnya Cahrudin tidak mewakili arus bawah,” Pungkasnya.

Editor: Herlin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *