Iklan Diskopukm Aceh
Iklan Diskopukm Aceh

Pendataan Rumah Di Langsa Diduga Bermasalah: Air Tak Ada 30 cm Bahkan Dipinggir Jalan Masuk Rusak Sedang

IMG 20260228 222257
Daftar nama perima bantuan stimulan rumah rusak tahap I oleh Pemko Langsa yang ditempel di Gampong Baroh Langsa Lama, Kecamatan Langsa Lama. (Foto:hariandaerah.com/Sukma).

KOTA LANGSA – Pendataan terhadap bantuan stimulan rumah rusak tahap I akibat banjir dan longsor yang melanda kota Langsa akhir November 2025 lalu diduga bermasalah.

Hal tersebut terlihat dari daftar penerima rumah rusak tahap I, dengan kategori ringan dan sedang dari Pemerintah Kota Langsa yang diumumkan melalui Ketua Komando Satgas Penanganan Bencana Kota Langsa, Dra. Suhartini M.Pd, Sabtu (28/02/2026).

Daftar pengumuman nomor 151/900/2026 ini sesuai dengan Hasil Review Inspektorat BNPB Tanggal 27 Februari 2026 tentang Penyaluran Bantuan Korban Banjir Tahap I Kota Langsa sebanyak 1,326 KK dengan rincian Rusak Ringan 780 KK dan Rusak Sedang 546 KK.

Sebagian masyarakat Kota Langsa sangat kecewa dengan hasil daftar tahap I tersebut, dimana ada desa atau rumah yang tidak kena banjir tetapi masuk kategori penerima bantuan rumah rusak ringan dan sedang, seperti salah satu desa di Kecamatan Langsa Baro.

Ada juga penerima dalam Kecamatan Langsa Lama, rumahnya tidak kena banjir atau air yang masuk ke dalam rumah tidak sampai 30 centi meter, bahkan rumah dipinggir jalan tapi namanya keluar dengan bantuan rumah rusak ringan atau sedang.

BACA JUGA:  Gelar Peringatan Maulid, Ramli MS: Kita Harus Ingat Perjuangan Soekarno Yang Dititip Jiwa Patriot Oleh Sang Pencipta

Salah seorang warga Gampong Baroh Langsa Lama mengatakan, bahwa pendataan di Gampong Baroh Langsa Lama dinilai salah kaprah, ada rumah yang jelas-jelas terkena banjir dengan kedalaman diatas 40 centi meter tidak masuk kategori mendapat bantuan, sedangkan yang dibawah itu masuk kategori penerima bantuan.

“Dari daftar nama tersebut yang rumahnya tidak masuk air lebih dari 30 cm, bahkan ada rumah yang dipinggir jalan, tapi masuk kategori bantuan rumah rusak sedang,” ucap warga yang minta namanya dirahasiakan kepada media hariandaerah.com.

Selanjutnya ia menjelaskan, padahal banyak rumah warga di Gampong Baroh Langsa Lama yang terendam banjir lebih dari 40 centimeter, bahkan sampai 1 meter lebih, tetapi tidak masuk penerima bantuan.

“Ada apa ini??, padahal kami juga sudah serahkan berkas rumah rusak ke BPBD Kota Langsa melalui pihak Desa kami,” ketusnya.

BACA JUGA:  PT Maga Seribu Perkasa Terseret Dugaan Jampel Fiktif, Bank Siap Bongkar Fakta Mana Ada BRI Pakai Email Com

Warga ini meminta pihak terkait, khususnya Ketua Komando Satgas Penanganan Bencana Kota Langsa, Dra. Suhartini serta Wali Kota Langsa, bapak Jeffry Sentana untuk meninjau ulang nama-nama dalam daftar atau jangan memaksakan untuk mempertahankan daftar nama tersebut sebagai penerima bantuan.

“Jika tidak ditinjau ulang, maka dipastikan akan ada aksi warga meminta pertanggungjawaban BPBD Kota Langsa yang merupakan pihak paling penting dalam penentu penerima bantuan rumah rusak tersebut,” pungkasnya.

Untuk diketahui, daftar stimulan penerima bantuan tahap I Kota Langsa ini tetap seperti daftar pengumuman awal yang sudah ditempel di Kantor Desa setelah dilakukan Verifikasi oleh Tim BNPB yang sudah turun ke lokasi rumah-rumah terdampak banjir.

Berikut link penerima bantuan rumah rusak tahap I Kota Langsa: https://drive.google.com/file/d/1vML0aK6TRAOBRo6v2dRbpdwEw-UEXk5B/view?usp=drivesdk.

Penulis

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *