SIMEULUE – Ikatan Guru Indonesia (IGI) Kabupaten Simeulue menggelar khitanan massal bagi anak yatim dan dhuafa dalam wilayah Kabupaten Simeulue.
Khitanan ini digelar dalam rangka memperingati Hari Guru Nasional (HGN) dan HUT PGRI ke- 77 Tahun.
Pada kegiatan tersebut sedikit banyaknya ada sekitar 50 orang anak yang menjadi sasaran dalam bakti sosial sunat massal yang diselenggarakan Ikatan Guru Indonesia, Kabupaten Simeulue tersebut.
Khitanan massal terhadap anak yatim dan dhuafa ini dimulai di wilayah Kecamatan Simeulue Timur, Jumat (25/11/2022).
Pada kesempatan itu, Penjabat Bupati Simeulue, Ahmadlyah, SH berkesempatan menyambangi kegiatan tersebut, memberi dorongan semangat kepada anak – anak yang akan menjalani sunat massal itu.
“Kami mengucapkan terimaksih dan apresiasi apa yang dilakukan IGI atas bakti sosial ini. Saya pikir kegiatan seperti ini kegiatan nyata,” ujar Pj Bupati Simeulue itu.
Menurutnya, menyiapkan generasi penerus negeri ini tidak cukup hanya dengan metode pendidikan saja, tetapi kepedulian menyiapkan generasi dengan akidah yang bagus juga tak kalah penting.
“Ini sejarah baru mudah – mudahan dengan kegiatan ini Guru punya peran membentuk generasi yang shaleh, suatu saat dengan kesalehannya ia bisa mengembangkan syariat islam di Bumi Simeulue yang Insya Allah akan mendatangkan ridha Allah,” pungkasnya.
Kepada anak – anak yang akan dikhitan, Pj Bupati Simeulue berharap agar tetap menjadi orang shaleh yang membanggakan orang tua dan berpikir positif.
Turut mendampingi Pj Bupati, Kaban Kesbangpol Simeulue Sabu Nasir, S.Ag, Kabag. Prokopim Setdakab Romaidon Darma dan dihadiri Ketua IGI Kabupaten Simeulue Alek Arao, S.Pd dan anggota.














