SIMEULUE – Penjabat (PJ) Bupati Simeulue, Ahmadlyah, SH, beserta sejumlah tokoh penting dari unsur Forkopimda, turut menghadiri perhelatan besar yaitu Kenduri Laot Akbar yang berlangsung di tepian Labuhan Bajau, Teupah Selatan, pada Kamis (31/8/2023).
Dalam pidato yang penuh makna, Pj Bupati Simeulue menyampaikan, bahwa esensi dari Kenduri Laot ini adalah sebagai bentuk doa dan permohonan untuk meraih ridha Allah.
“Dengan harapan semoga rezeki yang bersumber dari laut semakin melimpah,” tuturnya.
Tidak hanya itu, Ahmadlyah juga mengungkapkan apresiasinya terhadap pelaksanaan Kenduri Laot yang diinisiasi oleh masyarakat, terutama para nelayan, di wilayah tersebut.
Dalam arahannya, ia mengingatkan para nelayan yang aktif menangkap ikan di perairan Simeulue, agar senantiasa menerapkan nilai-nilai kebajikan, menjaga alam sekitar, serta menjalankan tanggung jawab mereka dengan baik.
Puncak acara tersebut adalah penandatanganan perjanjian bersama terkait pengelolaan sumber daya perikanan berbasis masyarakat. Panglima Laot dan semua aparatur desa di Kecamatan Teupah Selatan turut serta dalam tindakan bersejarah ini.
Proses penandatanganan tersebut dilakukan dengan kesaksian langsung dari Pj Bupati Simeulue, yang didampingi oleh anggota unsur Forkopimda yang turut hadir pada saat itu.
Acara tersebut turut dihadiri oleh, Kapolres Simeulue, AKBP Sujoko, SIK. MH, Danlanal Simeulue, Letkol Laut (P) Dwi Herdian Saputra, perwakilan Dandim 0115 Simeulue, Kapten Inf Agus Nababan, mewakili Kajari, Suheri Wira Fernanda, SH. MH, serta staf ahli Bupati, Sahirman, M. Si. Camat Teupah Selatan, Alek Sender, SKM, Panglima Laot Teupah Selatan, Wawan, Ketua Yayasan Ecosystem Impact, Irda Kusuma, ST, serta tokoh-tokoh adat dan agama beserta para undangan istimewa lainnya.














