BREBES – Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Kabupaten Brebes menggelar kegiatan sosial dengan membagikan 1.000 paket sembako kepada anak yatim piatu di wilayah Kecamatan Wanasari. Kegiatan berlangsung pada Rabu (18/3/2026) pukul 17.00 WIB di Gudang JK, Jalan Raya Luwung Ragi, Klampok, Brebes.
Dalam suasana senja yang mengarah pada malam penuh berkah, kegiatan ini tidak sekadar menjadi agenda seremonial, melainkan menjelma sebagai ruang kasih yang mengalir dalam keheningan Ramadhan yang semakin menuju puncaknya.
Hadir dalam acara tersebut jajaran pengurus DPD PSI Brebes, serta pengurus Dewan Pimpinan Cabang (DPC) dari Kecamatan Wanasari, Bulakamba, dan Kecamatan Brebes. Anak-anak yatim piatu hadir dengan wajah teduh, didampingi para pengurus DPRT dari masing-masing desa, seakan membawa harapan yang dititipkan langit kepada bumi.
Ketua DPD PSI Brebes Darwanto (Mas Wawan) menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan wujud nyata dari nilai-nilai solidaritas yang tidak hanya diucapkan, tetapi dihidupkan dalam tindakan. “Sebagai insan yang menjunjung tinggi nilai-nilai kemanusiaan dan solidaritas, kami berikhtiar untuk terus hadir di tengah masyarakat. Terlebih kepada anak-anak yatim piatu, yang dalam ajaran kita dimuliakan dan dijaga sebagai amanah,” ujarnya dengan penuh keteduhan.
Mas Wawan menambahkan bahwa politik bukan sekadar mencari kekuasaan atau jabatan, tetapi esensinya adalah bagaimana berupaya bersama-sama untuk kemaslahatan umat. “Kegiatan hari ini, kami keluarga besar DPD PSI Brebes, sedikit berbagi untuk adik-adik yatim piatu yang kurang beruntung,” katanya.
Menurutnya, di penghujung bulan suci Ramadhan, berbagi bukan sekadar memberi, melainkan meneguhkan kembali makna kemanusiaan dan keikhlasan. “Sudah sepantasnya kita menghadirkan kebahagiaan bagi sesama. Karena sejatinya, kemenangan bukan hanya milik mereka yang berpuasa, tetapi juga mereka yang mampu berbagi dan menguatkan yang lemah,” imbuhnya. Ia berharap seluruh masyarakat dapat meraih Idul Fitri dengan kesucian dan tetap menebarkan kebaikan serta solidaritas.
Pada kesempatan yang sama, perwakilan DPW PSI Jawa Tengah dari Departemen Perempuan dan Anak, Rieke Astuti, memberikan pandangan tentang arah perjuangan sosial PSI ke depan. Ia menegaskan bahwa PSI tidak hanya berfokus pada pembangunan politik dalam arti sempit, tetapi lebih jauh menyentuh akar peradaban, yaitu manusia itu sendiri.
“PSI hari ini menaruh perhatian besar pada pembangunan generasi muda. Bukan hanya mereka yang telah memiliki hak suara, tetapi juga anak-anak dan kaum perempuan, yang sejatinya adalah pondasi awal lahirnya generasi yang lebih baik,” ujar Rieke.
Dengan nada lembut namun sarat makna, ia menambahkan bahwa membangun masa depan bangsa tidak cukup dengan kebijakan semata, tetapi harus dimulai dari kasih sayang, pendidikan, dan perlindungan terhadap mereka yang paling rentan. “Anak-anak adalah cahaya masa depan, dan perempuan adalah rahim peradaban. Jika keduanya dijaga dengan baik, maka bangsa ini tidak hanya akan tumbuh, tetapi juga akan bermartabat,” ungkapnya.
Suasana kegiatan terasa khidmat, seolah setiap paket sembako yang dibagikan bukan sekadar bantuan materi, melainkan doa-doa yang diselipkan dalam diam – menguatkan langkah-langkah kecil menuju masa depan yang lebih terang. Kegiatan ini menjadi pengingat bahwa di balik hiruk pikuk dunia, masih ada tangan-tangan yang memilih untuk memberi, hati-hati yang memilih untuk peduli, dan jiwa-jiwa yang tetap menjaga nyala kemanusiaan.









