Iklan Diskopukm Aceh
Iklan Diskopukm Aceh

Raker IAIN Langsa 2025 Ditutup, Doktor Emi: Komitmen Bersama dan Semangat Baru

IMG 20250928 163106
Wakil Rektor I, Dr. Amiruddin Yahya Azzawiy saat memberikan kata sambutan dalam penutupan Raker IAIN Langsa tahun 2025. (Foto:hariandaerah.com/Humas).

KOTA LANGSA – Rapat Kerja (Raker) IAIN Langsa tahun 2025 yang berlangsung mulai tanggal 25 sampai 28 September 2025 di Balai Diklat Keagamaan (BDK) Medan, secara resmi ditutup oleh Wakil Rektor I, Dr. Amiruddin Yahya Azzawiy pada Minggu (28/09/2025).

Raker yang dihadiri oleh seluruh civitas akademika IAIN Langsa tersebut dibagi dalam lima komisi utama yang menjadi ruang pembahasan strategis di berbagai bidang.

Adapun pembahasan Komisi, yaitu:
1. Komisi A membahas aspek Akademik dan Pembelajaran
2. Komisi B membahas tentang Administrasi dan Sumber Daya Manusia
3. Komisi C membahas terkait isu Kemahasiswaan dan Networking
4. Komisi D membahas tentang Riset, Pengabdian kepada Masyarakat dan Mutu Institusi
5. Komisi E merumuskan Rekomendasi yang ditujukan kepada Pemerintah Daerah, Provinsi, dan Pusat.

Dr. Amiruddin Yahya Azzawiy yang akrab disapa Doktor Emi menyampaikan tentang pentingnya komitmen bersama agar IAIN Langsa semakin siap menjawab tantangan dan terus tumbuh sebagai institusi yang bermutu, berdaya saing, dan berkontribusi aktif dalam pengembangan keilmuan dan kehidupan masyarakat.

BACA JUGA:  Pengajuan Ekinerja PMM Berakhir 31 Januari 2024, Koordinator Sekolah Penggerak Simeulue ; 15 Menit Saja Untuk Merencanakan Kinerja

“Saya mengajak seluruh civitas akademika untuk menjadikan hasil Raker ini sebagai semangat baru dalam menjalankan tugas di tahun yang akan datang,” ucap Doktor Emi.

Doktor Emi menegaskan, rekomendasi yang dihasilkan dalam Raker ini bukan hanya untuk kepentingan internal IAIN Langsa, tetapi juga sebagai kontribusi nyata terhadap pembangunan pendidikan dan penguatan peran perguruan tinggi dalam konteks lokal, regional, nasional maupun international.

“Rekomendasi yang disusun oleh Komisi E dapat menjadi pertimbangan strategis bagi pemerintah, khususnya dalam memberikan dukungan terhadap pengembangan kelembagaan dan kualitas pendidikan di IAIN Langsa,” harap Doktor Emi.

Lebih lanjut dijelaskan, bahwa IAIN Langsa tidak hanya mengalami transformasi kelembagaan dari institut menjadi universitas, tetapi juga melakukan perubahan paradigma menuju sikap yang moderat dan berbudaya.

BACA JUGA:  Penjabat Gubernur Aceh Lantik 3.247 Guru PPPK dalam Acara Digital

“Transformasi ini tercermin dalam sikap, pola pikir, dan perilaku seluruh sivitas akademika yang mengedepankan nilai-nilai moderasi dan budaya dalam kampus dan kehidupan sehari-hari,” katanya lagi.

Doktor Emi pun tidak lupa mengungkapkan rasa syukur dan apresiasi atas kelancaran seluruh rangkaian kegiatan Raker IAIN Langsa Tahun 2025 di BDK Medan tersebut.

“Alhamdulillah Raker berjalan dengan sukses. Terima kasih kepada seluruh peserta yang telah bekerja keras, berdiskusi aktif, dan menghasilkan keputusan – keputusan penting bagi kemajuan institusi,” ungkap Doktor Emi.

Penulis

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *