KOTA LANGSA – Madrasah Ibtidaiyah Tahfidz (MIT) Ar Rahman Kota Langsa menggelar kampanye kebersihan di Lapangan Merdeka Langsa untuk mewujudkan rasa Nasionalisme, Sabtu (03/08/2024) pagi.
Kegiatan dalam rangka menyambut HUT Republik Indonesia ke-79 ini diikuti oleh Pembina Yayasan, para Guru dan siswa-siswi MIT Ar Rahman dengan tujuan agar warga yang menggunakan fasilitas umum di Kota Langsa tetap menjaga kebersihan.
Pembina Yayasan Fathurrahman Langsa, Dr. Siska Eka Syafitri yang membawahi MIT Ar Rahman menyampaikan bahwa apa yang dilakukan hari ini adalah bentuk rasa Nasionalisme anak Bangsa dalam mengkampanyekan kebersihan.
“selama ini kita tahu bahwa Lapangan Merdeka Langsa telah menjadi tempat yang ideal bagi masyarakat untuk bersantai dan berkumpul bersama keluarga dan teman-teman baik pada hari biasa maupun saat hari libur,” sebutnya.
Dr. Siska melanjutkan, kan tetapi keindahan Lapangan Merdeka Langsa harus terusik dengan sejumlah masyarakat yang mengotorinya dengan tidak memlnjaga kebersihan dan membuang sampah sembarangan.
“jadi kita mengadakan kampanye kebersihan ini upaya mewujudkan rasa nasionalisme bagi para pengguna fasilitas umum Lapangan Merdeka Langsa. Juga dalam rangka menyambut HUT RI yang ke-79,” terangnya.
Ia menjelaskan, kampanye kebersihan yang dilakukan MIT Ar Rahman Kota Langsa dilaksanakan dalam tiga kegiatan. Pertama, semua anggota tim yang turun ke lapangan mengutip sampah yang ditemukan di sekitaran taman dan selokan.
“kemudian para siswa membagikan selebaran kepada pengguna jalan tentang bahaya dan dampak membuang sampah sembarangan, serta terakhir yaitu menempel stiker “Jagalah Kebersihan” pada meja – meja yang terdapat di lapangan Merdeka,” sambungnya.
Pembina Yayasan Fathurrahman Langsa ini mengatakan ketiga upaya ini juga dilakukan untuk mendidik para siswa-siswi MIT Ar Rahman agar peduli terhadap problematika sosial yang sering ditemukan di sekitarnya.
“menjaga kebersihan adalah tanggung jawab seluruh lapisan masyarakat di Indonesia. Dengan menjaga kebersihan berarti kita sedang mengimplementasikan sila ke-tiga Pancasila untuk memupuk rasa persatuan dalam bentuk cinta tanah air atau nasionalisme,” ujarnya.
“rasa nasionalisme tersebut hendaknya kita tanamkan pada anak-anak kita salah satunya dengan membuang sampah pada tempatnya. Hal ini penting sebab permasalahan sampah global terus meningkat dan menandakan bahwa dunia sedang tidak baik-baik saja,” katanya lagi.
Siska Eka Syafitri menambahkan, isu sampah juga menjadi salah satu topik dalam Sustainable Development Goals (SDGs) sebagai program pembangunan berkelanjutan global yang dicanangkan oleh PBB dan menjadi tanggung jawab kita dimanapun berada, termasuk Kota Langsa.
“sangat disayangkan jika Kota Langsa yang indah dan tertata rapi harus dikotori oleh sampah dari tangan-tangan yang tidak bertanggung jawab. Tidak hanya Lapangan Merdeka saja, tapi setiap sudut Kota Langsa harus kita jaga bersama agar menjadi kota yang ramah lingkungan,” imbuhnya.
“untuk itu, mari kita tanamkan budaya membuang sampah pada tempatnya, “Jika tidak mulai dari kita, maka siapa lagi”,” ungkap Dr. Siska Syafitri.














