BREBES – Aksi nyata dan kepedulian sosial yang ditunjukkan oleh pasangan suami istri (pasutri) wakil rakyat di Kabupaten Brebes mendapat apresiasi luas dari masyarakat. Wakil Ketua DPRD Kabupaten Brebes, Heru Irawanto, bersama sang istri, Orizah Santifa yang merupakan Anggota DPRD Provinsi Jawa Tengah, turun langsung ke lapangan untuk membantu warga yang terdampak bencana kekeringan dan kebakaran hutan.
Kehadiran pasutri legislator dari Partai Gerindra ini menjadi angin segar bagi warga di dua wilayah terdampak parah, yakni Kecamatan Bantarkawung dan Kecamatan Salem, Kabupaten Brebes. Tidak hanya sekadar memberikan bantuan secara simbolis, keduanya terlibat aktif dalam aksi kemanusiaan di garda terdepan.
Musim kemarau berkepanjangan yang melanda sebagian wilayah Brebes mengakibatkan krisis air bersih yang cukup parah di Kecamatan Bantarkawung dan Salem. Menanggapi jeritan warga yang kesulitan mendapatkan air untuk kebutuhan sehari-hari, Heru dan Orizah langsung mengerahkan bantuan armada tangki air.
Ribuan liter air bersih didistribusikan secara bertahap langsung ke pemukiman warga. Warga yang sudah mengantre sejak pagi dengan membawa jeriken dan ember mengaku sangat terbantu dengan aksi cepat tanggap ini.
Saat ditemui di lokasi pembagian air di Salem, Orizah Santifa menyatakan bahwa pemenuhan kebutuhan dasar air bersih adalah prioritas utama yang tidak bisa ditunda.
“Kami menerima banyak keluhan dari warga mengenai krisis air bersih ini. Sebagai bagian dari tanggung jawab kami kepada konstituen, kami berupaya bergerak cepat. Air bersih adalah hak dasar masyarakat, dan kami akan terus mengawal distribusi bantuan ini hingga situasi membaik,” ujar Orizah Santifa kepada awak media hariandaerah.com pada, Minggu 04/10/2026.
Selain krisis air, wilayah Brebes selatan belakangan ini juga diuji dengan peristiwa kebakaran hutan lahan pinus Perhutani dan area pemukiman sekitarnya. Secara tak terduga, pasangan politisi ini tidak canggung untuk turun langsung memantau serta membantu logistik serta koordinasi pemadaman.
Heru Irawanto bersama Orizah Santifa aktif berkoordinasi dengan petugas gabungan dari BPBD, Damkar, TNI, Polri, relawan, dan masyarakat setempat. Keterlibatan aktif mereka di lapangan dinilai memberikan suntikan moral dan semangat bagi para relawan yang sedang bertaruh nyawa menjinakkan api di medan yang sulit.
Heru Irawanto menegaskan, penanganan bencana di lapangan memerlukan sinergi kilat antar semua elemen masyarakat.
“Bencana seperti kebakaran hutan dan kekeringan ini tidak bisa diselesaikan sendiri-sendiri. Kehadiran kami di sini adalah wujud kebersamaan. Kami ingin memastikan petugas di lapangan mendapat dukungan penuh, sekaligus menyerap apa saja kebutuhan mendesak yang harus dianggarkan atau dikoordinasikan dengan pemerintah daerah ke depan,” tegas pimpinan DPRD Kabupaten Brebes tersebut.
Apresiasi pun terus mengalir dari berbagai elemen masyarakat, tokoh pemuda, hingga pihak kecamatan. Langkah yang diambil oleh Heru dan Orizah dianggap sebagai contoh nyata dari fungsi perwakilan rakyat yang sesungguhnya—bukan hanya duduk di kursi parlemen, melainkan hadir dan merasakan langsung penderitaan konstituennya saat krisis melanda.
Aksi pasutri ini diharapkan dapat memicu sinergi yang lebih kuat antara pemerintah daerah, jajaran legislatif, dan instansi terkait guna mempercepat penanggulangan dampak kemarau serta mitigasi bencana di Kabupaten Brebes ke depan.














