BREBES – PT BPR Bank Brebes (Perseroda) kembali mencatatkan prestasi membanggakan. Di awal tahun 2026, bank milik Pemerintah Kabupaten Brebes ini menunjukkan performa luar biasa dengan keberhasilan melampaui target laba hingga 130 persen.
Pencapaian ini semakin istimewa karena didukung oleh inovasi layanan digital yang memuaskan nasabah serta komitmen kuat untuk memperluas jangkauan pelayanan ke seluruh pelosok wilayah Brebes.
Kepercayaan masyarakat dan pemerintah daerah terhadap Bank Brebes terus meningkat. Hal ini dibuktikan dengan penunjukannya sebagai mitra utama dalam pengelolaan penggajian Tenaga Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK), baik Penuh Waktu maupun Paruh Waktu.
“Pada tahap awal, bank ini mengelola pembayaran gaji untuk sekitar 2.400 personel. Ini membuktikan kapasitas dan kehandalan sistem yang kami miliki sangat solid,” ungkap Nur Afridah, Pejabat Eksekutif Bagian Operasional, kepada awak media hariandaerah.com, pada Rabu (15/04/2026).
Kinerja gemilang ini tak lepas dari perhatian besar pemerintah daerah. Selama kepemimpinan Bupati Brebes, Hj. Paramitha Widya Kusuma, Bank Brebes semakin mendapat dukungan penuh sehingga mampu berprestasi dan meraih berbagai penghargaan bergengsi.
Menjawab kepercayaan tersebut, Bank Brebes tidak berpuas diri. Tahun 2026 ditargetkan menjadi momen perluasan sayap dengan rencana pembukaan lima kantor pelayanan baru yang tersebar di titik-titik strategis.
Langkah ini diambil agar layanan perbankan yang mudah, cepat, dan dekat bisa dinikmati oleh lebih banyak lapisan masyarakat.
Kualitas manajemen Bank Brebes pun telah diakui secara nasional. Berbagai penghargaan bergengsi berhasil diraih, mulai dari BUMD Awards 2025 dari Kementerian Dalam Negeri, hingga TOP BUMD Awards 2026 dengan predikat BPR Bintang 4.
Dalam ajang tersebut, penghargaan khusus juga diberikan kepada:
Bupati Brebes, Hj. Paramitha Widya Kusuma, SE. MM, sebagai TOP Pembina PT BPR Bank Brebes.
Dadan Hardiana Agustina, sebagai TOP CEO BUMD.
Penghargaan ini diberikan berdasarkan evaluasi menyeluruh yang menilai Bank Brebes berada dalam kategori sangat sehat, dilihat dari permodalan kuat, tingkat kredit macet (NPL) yang rendah, pertumbuhan laba stabil, hingga pertumbuhan kredit dan penghimpunan dana yang positif.
“Bank Brebes selalu berprestasi setiap tahunnya. Semoga semakin maju menuju Brebes Beres,” ucapnya menyematkan harapan.
Nur Afridah menegaskan, Bank Brebes kini telah bertransformasi menjadi entitas bisnis yang jauh lebih profesional dan modern. Untuk mempertahankan kesuksesan ini, ada lima strategi utama yang digencarkan:
1. SDM Unggul: Peningkatan kompetensi karyawan melalui pelatihan intensif produk perbankan, manajemen risiko, hingga strategi penurunan NPL, serta evaluasi kinerja berbasis KPI.
2. Sinergi Pemerintah: Mempererat kerja sama dengan Pemkab Brebes dalam pengelolaan dana daerah secara optimal dan legal.
3. Pemberdayaan Ekonomi: Memperkuat pembiayaan modal usaha khususnya untuk pelaku UMKM agar roda ekonomi daerah makin berputar.
4. Digitalisasi & Edukasi: Mengembangkan sistem digital dan sosialisasi literasi keuangan, salah satunya yang baru saja digelar di SMA N 3 Brebes.
5. Penanganan Hukum: Bekerja sama dengan Kejaksaan Negeri Brebes dan KPKNL untuk menangani debitur bermasalah secara hukum dan profesional.
Menutup paparannya, Nur Afridah menegaskan visi jangka panjang perseroan.
“Target kami sangat jelas, terus mendorong pertumbuhan aset, menekan angka NPL serendah mungkin, dan menjaga agar Bank Brebes selalu menjadi bank yang sangat sehat dan terpercaya,” pungkasnya.
Dengan segala pencapaian dan rencana matang ini, Bank Brebes siap menjadi tulang punggung perekonomian masyarakat Brebes yang semakin maju dan sejahtera.








