Iklan Diskopukm Aceh
Iklan Diskopukm Aceh

Wali Kota Tegal Ajak Warga Cinta Zakat, Bangun Solidaritas dan Kesejahteraan

IMG 20260312 WA0085
Wali Kota Tegal, H. Dedy Yon Supriyono bersama Ketua Baznas Kota Tegal, H. Harun, gelar kegiatan cinta Zakat.(Foto Istimewa)

 

KOTA TEGAL – Suasana penuh semangat kebersamaan mewarnai kegiatan Gerakan Cinta Zakat yang digelar Baznas Kota Tegal, Kamis (12/3/2026) di Gedung Adipura Kota Tegal. Wali Kota Tegal, H. Dedy Yon Supriyono, mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk menjadikan zakat, infak, dan sedekah sebagai budaya kepedulian sosial yang nyata.

Acara ini dihadiri Wakil Wali Kota, jajaran Forkopimda, Sekda, para asisten dan pimpinan OPD, Ketua Baznas Kota Tegal beserta pengurus, serta insan media. Kehadiran mereka menegaskan pentingnya sinergi dalam memperkuat solidaritas umat.

Dalam sambutannya, Wali Kota menekankan bahwa zakat bukan sekadar kewajiban agama, melainkan juga sarana membangun kehidupan sosial yang lebih adil.

BACA JUGA:  Pemkot Tegal Siapkan Strategi “Zero Waste” Jelang Idul Fitri 2026

“Zakat mengandung nilai kepedulian, solidaritas, dan semangat berbagi. Dengan menunaikan zakat, kita tidak hanya membersihkan harta, tetapi juga menguatkan kehidupan saudara-saudara kita yang membutuhkan,” ujarnya.

Momentum Ramadan, lanjutnya, menjadi saat yang tepat untuk menumbuhkan kesadaran menunaikan zakat. Ia mengajak ASN, pelaku usaha, profesional, hingga masyarakat umum untuk menyalurkan zakat melalui Baznas agar pengelolaannya lebih terarah dan manfaatnya lebih luas.

Sementara itu, Ketua Baznas Kota Tegal, H. Harun, menegaskan komitmen lembaga dalam mendukung pembangunan dan pengentasan kemiskinan. Dengan tema “Zakat Menguatkan Indonesia”, Baznas telah menyalurkan bantuan sembako kepada 7.771 keluarga penerima manfaat sejak awal Maret, dan 5.654 di antaranya sudah menerima bantuan.

BACA JUGA:  Jelang Pilkada Serentak, Kapolres Optimalkan Bhabinkamtibmas Dalam Kegiatan Cooling System

Namun, Harun menekankan bahwa ke depan bantuan tidak hanya berhenti pada sembako.

“Kami akan mengarahkan pola bantuan pada program pemberdayaan ekonomi. Bantuan produktif berupa dukungan usaha akan menjadi fokus agar masyarakat penerima lebih mandiri secara ekonomi,” jelasnya.

Gerakan Cinta Zakat di Tegal bukan sekadar seremonial, melainkan langkah nyata membangun budaya berbagi, memperkuat solidaritas, dan membuka jalan menuju kesejahteraan bersama.

 

Penulis

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *