Iklan Diskopukm Aceh
Iklan Diskopukm Aceh
Polri  

28 Pengungsi Rohingya Kabur, Polisi dan Warga Lakukan Pencarian

Imigran Rohingya
Sebanyak 28 Pengungsi Rohingya Melarikan Diri Dari Tempat Penampungan UPTD Dinas Sosial Aceh di Ladong, Kecamatan Masjid Raya, Kabupaten Aceh Besar, Senin (13/03/2023). (Foto: Humas Polda Aceh).

BANDA ACEH – Sebanyak 28 pengungsi rohingya melarikan diri atau kabur dari tempat penampungan di UPTD Dinas Sosial Aceh, Ladong, Kecamatan Masjid Raya, Kabupaten Aceh Besar.

Kabid Humas Polda Aceh Kombes Joko Krisdiyanto membenarkan ada pengungsi Rohingya yang melarikan diri dari tempat penampungan UPTD Ladong. Dan saat ini, sedang melakukan pencarian dan dibantu warga.

“Benar ada pengungsi Rohingya yang melarikan diri atau kabur dari tempat penampungan UPTD Ladong. Dan saat ini kami dibantu warga masih melakukan pencarian,” kata Joko, dalam keterangannya di Polda Aceh, Senin (13/3/2023).

BACA JUGA:  KIP Kota Langsa Minta Masyarakat Tolak Politik Uang Pada Pemilu 2024

Lebih lanjut, mantan Kapolresta Banda Aceh itu menjelaskan, kasus pelarian tersebut terjadi dua gelombang dalam waktu hampir berdekatan, di mana pada Minggu dini hari, (12/3/2023), pengungsi Rohingya itu melarikan diri sebanyak tiga orang, kemudian sehari setelahnya, Senin dini hari, (13/3/2023) kabur lagi sebanyak 25 orang.

Berdasarkan keterangan saksi, lanjut Joko, para pengungsi itu melarikan diri setelah selesai pengecekan oleh petugas dengan memanjat pohon yang ada dekat tembok. Sehingga, bisa dengan mudah menggapainya dan melarikan diri ke pemukiman warga.

BACA JUGA:  Pj Gubernur Aceh Sampaikan Paparan Penguatan Penanganan Stunting Kepada Wakil Presiden

“Ada 28 orang pengungsi Rohingya kabur. Mereka lari dengan cara memanjat pohon dan menggapai tembok,” jelasnya.

Joko mengimbau, bila warga melihat pengungsi Rohingya yang kabur dari pengungsian tersebut, agar segera melaporkan ke petugas terdekat untuk segera diamankan.

“Kalau ada yang melihat atau mengetahui keberadaan mereka agar melaporkan ke petugas untuk diamankan dan dikembalikan ke penampungan,” pungkasnya.

Penulis

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *