Iklan Diskopukm Aceh
Iklan Diskopukm Aceh

290 Peserta Ikuti Pelatihan Tenaga Kerja Skill Development Langsa Juara

IMG 20251007 170639
Wali Kota Langsa, Jeffry Sentana saat membuka acara sosialisasi pelatihan ketrampilan kerja program Langsa Juara. (Foto:hariandaerah.com/Sukma)

KOTA LANGSA – Sebanyak 290 orang perserta akan mengikuti Pelatihan Tenaga Kerja dalam mewujudkan Skill Development Center program “Langsa Juara” untuk mengurangi angka pengangguran di Kota Langsa.

Sosialisasi Implementasi pelatihan tersebut dibuka langsung oleh Wali Kota Langsa, Jeffry Sentana S Putra SE di Aula Sekretariat Daerah (Setda) Kota Langsa pada Selasa, (07/10/2025).

Wali Kota Langsa Jeffry Sentana dalam sambutanya menyampaikan, program Skill Development Center adalah gagasan program Langsa Juara Jeffry-Haikal dengan tujuan memberikan pembekalan skill kepada masyarakat yang harus mengikuti pelatihan secara gratis untuk menghadapi tantangan dunia kerja.

“Tidak mungkin kita dapat mengurangi angka pengangguran tanpa ada pembekalan skill. Kemudian membuka lapangan pekerjaan ataupun disalurkan ke dunia usaha yang membutuhkan,” ucap Wali Kota Langsa.

Jeffry Sentana menerangkan, bahwa pelatihan yang diselenggarakan oleh Pemko Langsa ini terbuka bagi seluruh masyarakat Langsa secara gratis, tanpa dipungut biaya apapun.

IMG 20251007 170740
Wali Kota Langsa foto bersama dalam sosialisasi pelatihan kerja, Selasa (07/10/2025).

“Untuk kedepan, Disnaker Kota Langsa agar memiliki Balai Latihan Kerja (BLK) sendiri, sehingga dapat meningkatkan jumlah peserta pelatihan. Target kita nanti mencapai 3.000 peserta dapat dilatih dalam setiap tahun,” tegas Jeffry.

BACA JUGA:  Besok, Wali Kota Langsa Bantu Uang Tunai dan Beras bagi Masyarakat Korban Banjir

Tidak lupa Jeffry juga mengatakan bahwa Kota Langsa saat ini masuk dalam 10 besar angka pengangguran tertinggi di Provinsi Aceh dan berharap keluar dari kondisi tersebut.

“Semoga dengan program Skill Development Center ini dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” ungkap Jeffry Sentana.

Jenis Pelatihan yang diikuti 290 Peserta

1. Pelatihan Bahasa Jepang (60 hari).
Diikuti oleh 40 orang di SMKN 1 Langsa dengan target capaian kegiatan Sertifikat Magang/Kerja di Jepang.

2. Pelatihan Bahasa Inggris (15 hari).
Diikuti 40 orang di LP3I Langsa dengan target capaian kegiatan Sertifikat Magang/Kerja di luar negeri.

3. Pelatihan Alat Berat (10 hari)
Diikuti 50 orang di PUPR dengan target capaian kegiatan Sertifikat Kelayakan dan SIO (Surat Izin Operator Nasional).

4. Pelatihan Pengolahan Perikanan/Masakan Nusantara (6 hari).
Diikuti 50 orang dengan target capaian kegiatan Wirausaha/UMKM.

5. Pelatihan Barista (10 hari).
Diikuti 50 orang di SMKN 3 Langsa dengan target capaian kegiatan Bekerja.

BACA JUGA:  Gubernur dan Wakil Gubernur Aceh Bahas Investasi Bersama Dubes Uni Emirat Arab dan Mubadala Energy

6. Pelatihan Pelatihan Service Ringan Sepeda Motor (4 hari).
Diikuti 40 orang di SMKN 2 Langsa dengan target capaian kegiatan Bekerja.

7. Pelatihan Disabilitas (4 hari)
Diikuti 20 orang di Balai dan SMKN 3 Langsa dengan target capaian kegiatan Bekerja.

Sementara itu, Kadisnaker Kota Langsa Ernie Yanti S.STP MSP dalam laporannya menyampaikan, proses pelaksanaan pelatihan bagi 290 peserta ini bersumber dari Doka Perubahan Tahun Anggaran 2025 sebesar Rp.1.000.000.000,00,-

“Peserta Pelatihan sudah sesuai dengan hasil rekrutmen dan seleksi yang ada. Ini juga sesuai identifikasi kebutuhan potensi SDA, potensi peluang kerja dan target capaian kegiatan,” terang Ernie Yanti.

Turut hadir dalam kegiatan, Sekda Kota Langsa, Unsur Forkopimda, para Asisten, Pimpinan OPD, para Camat, Kepala Sekolah, para Geuchik dan CEO The Master.

Penulis

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *